Waspada Virus Ebola, BKK Pangkalpinang Cek Kesehatan Nakhoda dan ABK
Jumat, 29 Mei 2026, 11:33 WIBPANGKALPINANGÂ - Balai Karantina Kesehatan (BKK) Kelas II Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengintensifkan pengecekan kesehatan nakhoda dan anak buah kapal (ABK) di Pelabuhan guna mencegah masuknya virus Ebola di daerah itu.
"Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada nakhoda dan ABK kapal kargo dan ikan yang ditemukan terindikasi tertular virus Ebola," kata Ketua Tim Kerja 4 BKK Kelas II Pangkalpinang M Leo Arybowo di Pangkalpinang, Jumat.
Ia mengatakan pemeriksaan kesehatan bagi nakhoda dan ABK kapal yang melakukan perjalanan ke luar negeri dilakukan di seluruh pelabuhan Provinsi Kepulauan Babel, seiring adanya penetapan status darurat global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo.
"Seluruh nakhoda, ABK kapal kargo dan ikan yang bersandar di pelabuhan ini diperiksa guna memastikan apakah mereka dalam kondisi sehat dan tidak tertular virus penyakit menular," ujarnya.
Ia menyatakan untuk memastikan nakhoda dan ABK bebas terjangkit Ebola ini, Tim Kesehatan BKK Kelas II Pangkalpinang melakukan pengecekan suhu tubuh, tekanan darah, pemeriksaan oksigen, pernafasan para nakhoda dan anak buah kapal yang bersandar di pelabuhan, seperti Pelabuhan Pangkalbalam, Tanjung Gudang, Tanjung Pandan, Tanjung Kalian, dan pelabuhan resmi lainnya.
Selain itu, tim kesehatan juga akan melakukan tanya jawab kepada pelaku perjalanan ke luar negeri ini, seperti melakukan perjalanan ke negara mana saja dan aktivitas yang dilakukan nakhoda dan ABK di negara yang mereka singgahi.
"Apabila ditemukan suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius dan tanda-tanda terjangkit virus Ebola, akan dilakukan penanganan lebih lanjut dan dirujuk ke rumah sakit rujukan yang telah ditetapkan untuk mencegah penularan virus ini," katanya.
- wabah ebola
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kasus Ebola di Kongo Mencapai 782 Orang, 181 di Antaranya Meninggal Dunia
-
Unik! Satwa-satwa di Kebun Binatang Ragunan Ikut Lomba 17 Agustusan
-
Wabah Ebola di RD Kongo telah Melampaui 3.000 Kasus
-
Ekspansi Kebun dan Riset Benih Unggul Jadi Kunci Pertumbuhan Industri Sawit
-
Bengawan Jero Jadi Tumpuan, Distribusi Air Pertanian Diperketat
-
Indonesia Mendorong Persatuan Ekonomi Asean Hadapi Instabilitas Global
-
KAI Bangun 8 Tower Rusun MBR di Manggarai, Harga dan Skema Kredit Jadi Sorotan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.