Kemenag Bengkulu Tegaskan Kasus Penyimpangan Tak Bisa Digeneralisasi ke Seluruh Pesantren

Jumat, 29 Mei 2026, 18:15 WIB

Bengkulu - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu menyebut sejumlah kasus menyimpang yang terjadi dan viral belakangan ini tidak bisa digeneralisasi kepada lembaga pesantren secara keseluruhan.

"Dipastikan tidak ada ajaran kurikulum pesantren mengajarkan sikap-sikap seperti itu. Jika ada itu dipastikan oknum,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Saefudin di Bengkulu, Jumat (29/5).

Ket. Foto: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Saefudin di Bengkulu, Jumat (29/5). — Sumber: Antara

Dia mengatakan tindakan menyimpang yang dilakukan seseorang di lingkungan pesantren tidak dapat langsung dikaitkan dengan kurikulum maupun sistem pendidikan pesantren.

Menurut dia, jika informasi tersebut tidak disampaikan secara tepat maka dapat menimbulkan stigma negatif terhadap pondok pesantren di tengah masyarakat.

"Kalau tidak kita informasikan dengan benar, seolah-olah pesantren ini suatu lembaga pendidikan yang menyeramkan. Ini bahaya sekali karena bisa menakuti orang tua wali untuk menyekolahkan anaknya ke pesantren," kata dia.

Saefudin mengatakan, pesantren tetap memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga akhlak, moral dan akidah anak-anak melalui pendidikan berbasis keagamaan.

Karena itu, ia meminta masyarakat dan media dapat membedakan antara tindakan oknum dengan institusi pesantren secara keseluruhan.

"Jangan di-framing pesantrennya, tapi oknumnya. Karena namanya oknum bisa terjadi di mana pun, di lingkungan apa pun," kata dia.

Saefudin menyatakan pelaku yang terlibat dalam kasus serupa harus diproses secara hukum agar memberikan efek jera.

"Kita sebagai bagian dari pesantren merasa gelisah sekali dengan informasi seperti itu. Maka pelakunya harus diproses seadil-adilnya," ucap Saefudin.

Saat ini terdapat sekitar 150 pondok pesantren di Bengkulu, termasuk pesantren tahfiz dan lembaga pendidikan berbasis ke-pesantren-an lainnya. Menurut dia seluruh pesantren yang ada di Bengkulu berada dalam keadaan sehat dan rekam jejak yang baik.

Kanwil Kemenag Bengkulu melalui bidang pendidikan pesantren terus melakukan pengawasan, pembinaan dan pendampingan terhadap pondok pesantren di wilayah tersebut untuk memastikan pesantren yang aman dan orang tua wali tak khawatir menyekolahkan anaknya di pesantren.

"Mudah-mudahan di Bengkulu jangan sampai terjadi seperti itu," ujarnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.