Jerman Waspadai Pantai Gading di Grup E Piala Dunia
Kamis, 28 Mei 2026, 07:00 WIBPARIS â Tim nasional Jerman datang ke Piala Dunia 2026 di Amerika Utara dengan tekad besar untuk mengakhiri kutukan yang menghantui mereka dalam dua edisi terakhir turnamen tersebut.
Sebagai juara dunia empat kali, Jerman justru mengalami kemunduran drastis sejak meraih trofi terakhir mereka di Brasil pada 2014 melalui gol dramatis Mario Goetze di final melawan Argentina.
Dalam dua Piala Dunia berikutnya, Der Panzer gagal melewati fase grup. Mereka finis di dasar klasemen grup pada Rusia 2018 dan kembali tersingkir lebih awal di Qatar 2022.
Sejak mengangkat trofi di Rio de Janeiro, Jerman hanya mampu meraih dua kemenangan di Piala Dunia, yakni atas Swedia dan Kosta Rika.
Kini, skuad asuhan Julian Nagelsmann berharap bisa mengakhiri tren buruk tersebut saat tergabung di Grup E bersama Pantai Gading, Ekuador dan debutan Curacao.
Sejak ditunjuk menangani tim nasional Jerman dua tahun lalu, Nagelsmann mulai membawa perubahan positif dalam performa tim.
Pelatih berusia 38 tahun itu mengandalkan perpaduan generasi muda berbakat seperti Florian Wirtz dan Jamal Musiala dengan pemain senior berpengalaman seperti Joshua Kimmich serta Antonio Rudiger.
Jerman berhasil mencapai perempat final Euro 2024 di kandang sendiri sebelum melaju hingga semifinal UEFA Nations League setahun kemudian. Dalam dua turnamen tersebut, mereka hanya kalah dari tim yang akhirnya keluar sebagai juara, yakni Spanyol dan Portugal.
Di atas kertas, Pantai Gading diperkirakan menjadi lawan terberat Jerman di Grup E.
Tim berjuluk The Elephants itu kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2014. Meski era emas Didier Drogba serta kakak beradik Yaya Toure dan Kolo Toure telah berakhir, skuad besutan Emerse Fae masih memiliki sederet pemain berbahaya.
Nama-nama seperti Nicolas Pepe, Amad Diallo, dan Wilfried Zaha diprediksi menjadi ancaman serius bagi lini belakang Jerman.
Meski gagal mempertahankan gelar Piala Afrika setelah disingkirkan Mesir di perempat final awal tahun ini, Pantai Gading dinilai memiliki peluang terbaik untuk lolos ke fase gugur setelah tiga kali finis di posisi ketiga fase grup pada edisi 2006, 2010, dan 2014.
Sementara itu, Curacao akan menjalani debut bersejarah di Piala Dunia setelah lolos tanpa terkalahkan dari kualifikasi CONCACAF.
Negara kepulauan Karibia tersebut menjadi negara terkecil yang pernah lolos ke putaran final Piala Dunia. Namun, momentum mereka sedikit terganggu setelah menelan kekalahan beruntun dari Tiongkok dan Australia dalam laga uji coba Maret lalu.
Curacao juga tampil tanpa pelatih veteran Belanda Dick Advocaat, sosok yang membawa mereka lolos ke Piala Dunia sebelum mundur karena alasan keluarga. Posisinya kini digantikan kompatriotnya, Fred Rutten.
Adapun Ekaudor datang dengan status tim yang patut diwaspadai setelah finis sebagai runner-up kualifikasi zona Amerika Selatan, mengungguli Brasil, Uruguay, dan Kolombia.
Catatan tersebut menunjukkan Ekuador tidak akan sekadar menjadi pelengkap dalam format baru Piala Dunia yang kini diikuti 48 negara.
- Timnas Jerman
- Pantai Gading
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Spanyol Singkirkan Portugal 1-0, Gol Dramatis Mikel Merino Akhiri Karier Piala Dunia Cristiano Ronaldo
-
Harry Kane Cetak Dua Gol Dramatis, Inggris Lolos ke 16 Besar Piala Dunia usai Kalahkan RD Kongo 2-1
-
Piala Dunia, Prancis ke Semifinal, Deja Vu Kembali Atasi Maroko 2-0 seperti Tahun 2022
-
Messi Terancam, Posisi Top Skor Piala Dunia Disamai Mbappe
-
Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Singkirkan Belanda dalam Adu Penalti yang Menegangkan
-
Profil Semifinalis Piala Dunia 2026, Semuanya Pernah Juara tapi dengan Karakter Berbeda
-
Piala Dunia, Andreas Schjelderup Kejutkan Inggris dengan Gol Spektakuler
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.