Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Koster Dorong Perbaikan Data Bansos Jelang Uji Coba Digitalisasi: Bali Jadi Role Model Nasional

📅 Rabu, 27 Mei 2026, 06:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Koster Dorong Perbaikan Data Bansos Jelang Uji Coba Digitalisasi: Bali Jadi Role Model Nasional Doc: Antara
Ket. Gubernur Bali Wayan Koster ikuti rapat virtual bersama Kementerian PPN/Bappenas bahas uji coba digitalisasi bantuan sosial, Denpasar, Selasa (26/5).

Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster ingin agar data penerima bantuan jelang uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos) dibenahi.

“Data penerima harus dibenahi dengan baik supaya bantuan sosial tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di masyarakat,” kata Koster saat mengikuti rapat virtual bersama Kementerian PPN/Bappenas.

Dalam keterangan Pemprov Bali di Denpasar, Selasa (25/6), ia menilai pembenahan data harus dilakukan seluruh pihak, mengingat program ini adalah kolaborasi lintas kementerian/lembaga. 

Digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola penyaluran bantuan di Bali, sehingga validitas data menjadi faktor utama agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat menerima bantuan secara adil dan transparan. 

Program digitalisasi bantuan sosial di Bali sendiri merupakan bagian dari transformasi digital nasional yang didorong pemerintah pusat.

Provinsi Bali kemudian menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang dijadikan percontohan pelaksanaan pemerintahan berbasis digital, khususnya dalam proses dan mekanisme penyaluran bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan di sembilan kabupaten/kota.  

“Bali satu-satunya provinsi yang dijadikan sebagai percontohan pelaksanaan pemerintahan berbasis digital terkait dengan proses dan mekanisme bantuan sosial khususnya penyaluran program PKH dan bantuan pangan,” ujar Koster.  

Untuk mendukung program tersebut, sebanyak 8.416 agen digitalisasi bantuan sosial telah disiapkan di seluruh wilayah Bali.  

Nantinya, para agen akan bertugas membantu masyarakat dalam proses pengajuan bantuan sosial, mulai dari PKH hingga berbagai bantuan sosial lainnya.

Meski program pemerintah pusat hanya untuk digitalisasi bantuan sosial, Pemprov Bali menegaskan transformasi digital ke depan akan terus dikembangkan secara lebih luas dan komprehensif dalam tata kelola pemerintahan di Bali.

“Ke depan akan kita kembangkan jadi penyelenggaraan berbasis digital secara lebih komprehensif, tidak terbatas hanya pada bantuan sosial,” ucapnya.

Karena itu, ia meminta seluruh agen digitalisasi yang mengikuti bimbingan teknis mampu memahami tugas dan tanggung jawabnya secara detail, terukur, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan masyarakat di wilayah masing-masing.

“Karena itu kita harus memastikan agen dapat memahami tugasnya dengan detail, terukur serta dapat berkomunikasi dengan baik dengan warga yang ada di wilayahnya, karena sudah pasti warga yang akan mendapat bantuan ini kebanyakan berada di desa,” ujarnya.

Dengan akuratnya data dan dukungan agen di desa-desa, Gubernur Koster optimistis menyukseskan program tersebut, apalagi tujuannya untuk menuntaskan masalah kemiskinan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

59 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.