Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Siap Salurkan Listrik dari PSEL Kota Bekasi

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 15:52 WIB | Oleh:
PLN Siap Salurkan Listrik dari PSEL Kota Bekasi Doc: PLN
Ket. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo

BEKASI - PT PLN siap menyerap dan menyalurkan energi listrik sebesar 223.584 megawatt hour per tahun. Pasokan energi bersih tersebut bersumber dari fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi.

Fasilitas pengolahan limbah tersebut tercatat memiliki kapasitas daya listrik netto sebesar 27,4 megawatt pada wilayahnya. Kerja sama strategis tersebut resmi disepakati melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) terkait.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan dukungan terhadap percepatan penanganan sampah pada Rabu (26/8) lalu. Regulasi pengelolaan sampah kini telah disederhanakan dari ratusan aturan menjadi hanya tersisa tiga aturan pokok.

“Kalau sampah saja kita tidak bisa urus, bagaimana kita mengurus yang lebih besar. Itu perintah Pak Presiden. Aturan mengenai pengelolaan sampah ini, waste to energy, ratusan lebih aturannya. Oleh karena itu, 11 tahun hanya ada dua (proyek). Satu tidak jalan, satu hidup mati-hidup mati. Hampir tidak bisa jalan karena rumit dan ruwet. Nah ini kita rapihkan. Dari sini tinggal tiga (aturan),” ujar Zulkifli.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam proyek strategis ini. Proyek bernilai investasi Rp3 triliun ini diproyeksikan mampu mereduksi emisi karbon hingga 640 ribu ton.

"Peresmian Pembangunan PSEL hari ini menandai hadirnya solusi nyata untuk menjawab tantangan darurat sampah di Indonesia dan secara terkhusus di kota Bekasi. PSEL Kota Bekasi juga diharapkan dapat menciptakan nilai lingkungan, energi, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Inisiatif ini diharapkan menghasilkan hampir 1.000 lapangan kerja hijau dan menyediakan energi bersih bagi puluhan ribu rumah tangga. Selain itu, langkah ini membuktikan bahwa sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Danantara Indonesia, dan berbagai pemangku kepentingan dapat menghadirkan solusi konkret bagi pengelolaan sampah terintegrasi di Indonesia," kata Pandu.

Fasilitas ini dirancang mampu mengolah lebih dari 500 ribu ton timbulan sampah perkotaan setiap tahun. Pengolahan limbah tersebut juga berhasil menekan kebutuhan lahan tempat pemrosesan akhir hingga mencapai 90 persen.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai pembangunan pengolahan sampah ini menjadi solusi krusial bagi warga. Penanganan persoalan lingkungan juga harus diimbangi oleh perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola buangan sampah sehari-hari.

“Untuk itu, semoga apa yang dicanangkan hari ini bisa berjalan dengan cepat dan mampu merespons apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Gubernur Dedi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa seluruh daya listrik akan disalurkan kembali kepada masyarakat. Produksi listrik dari fasilitas ini tercatat sanggup memenuhi kebutuhan konsumsi setara 55 ribu pelanggan rumah tangga.

Demand listrik di Bekasi cukup tinggi. Maka, kita mendedikasikan listrik dari PSEL Bekasi ini untuk masyarakat Bekasi. Jadi, sampah Kota Bekasi masuk ke sini (PSEL), kemudian listrik yang dihasilkan kita pasok kembali ke Kota Bekasi,” ujar Darmawan.

Darmawan kembali menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup melalui pengolahan sampah perkotaan terpadu. Listrik yang dihasilkan dari sistem tersebut berfungsi sebagai produk sampingan dari proses penanganan kebersihan lingkungan.

“Jadi, produk utamanya bukan listrik, tapi produk utamanya adalah lingkungan yang bersih. Listrik hanyalah by-product dari program ini,” ucap Darmawan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Ekonomi
RI Dorong ASEAN Tancap Gas ...
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.