Jembatan Paledang-Pasir Jaya di Kota Bogor Rampung November Nanti

Minggu, 24 Mei 2026, 06:15 WIB

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, menargetkan pembangunan jembatan penghubung antara wilayah Paledang dan Pasir Jaya rampung pada November 2026 setelah penantian panjang lebih dari lima tahun.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin di Balai Kota Bogor, Sabtu (23/5), mengatakan tahapan pembangunan jembatan mulai dilaksanakan pada akhir Mei 2026 dengan masa pengerjaan selama 180 hari.

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin di Balai Kota Bogor — Sumber: antara foto

“Perlu diketahui bahwa ini ikhtiar panjang, lebih dari lima tahun. Pemenang lelang sudah ada dan penting diketahui masyarakat. Harus tersosialisasikan,” kata Jenal.

Menurut dia, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat menyelesaikan persoalan aksesibilitas yang selama ini dikeluhkan warga di dua wilayah tersebut.

Jenal menjelaskan, saat meninjau lapangan bersama warga, terdapat sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat, mulai dari keterlibatan tenaga kerja lokal hingga pengaturan operasional jembatan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas.

“Jadi jembatan nanti tidak dibuka 24 jam. Kecuali dalam kondisi darurat, seperti ada masyarakat yang sakit atau meninggal dunia,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan adanya pemberdayaan pelaku UMKM di sekitar lokasi proyek selama proses pembangunan berlangsung, serta pemasangan penerangan jalan umum di area jembatan.

Pemkot Bogor, lanjut Jenal, akan mengoordinasikan berbagai masukan teknis tersebut bersama aparatur wilayah, dinas terkait, dan pihak ketiga pelaksana pembangunan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor Chusnul Rozaqi menjelaskan secara teknis tinggi rangka jembatan mencapai 2,7 meter dengan jarak titik buhul ke titik buhul sepanjang 2,40 meter.

Ia menyebut terdapat perbedaan elevasi sekitar tiga meter di kedua titik lokasi sehingga desain jembatan dibuat menurun ke arah Kelurahan Paledang.

“Sesuai kontrak, pengerjaan dimulai pada 29 Mei dan selesai pada 25 November. Mudah-mudahan 180 hari ini bisa dimaksimalkan, meskipun medannya cukup berat,” kata Chusnul.

Menurut dia, salah satu tantangan dalam pembangunan ialah proses pengangkutan material besi baja yang membutuhkan area cukup luas untuk proses pemuatan material.

  • Kota Bogor
  • Rampung
  • Jembatan Paledang-Pasir Jaya

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.