- Home
-
- Luar Negeri
-
- Menlu Sugiono Jamin 9 WNI ...
Menlu Sugiono Jamin 9 WNI Aktivis Flotilla Gaza Pulang dengan Selamat
Jumat, 22 Mei 2026, 11:13 WIBJAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan akan memastikan sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan flotilla kemanusiaan ke Jalur Gaza yang dibebaskan dari penjara Israel pulang ke Indonesia dengan selamat.
Kesembilan WNI yang bergabung dalam pelayaran Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 tersebut telah keluar dari Israel dan tiba di Istanbul, Turkiye, pada Kamis waktu setempat, menjelang kepulangan mereka ke tanah air.
âPemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar,â kata Sugiono dalam pernyataannya via akun media sosial X @menlu_ri, yang dipantau Jumat.
âSehingga seluruh WNI dapat tiba kembali dengan selamat dan sesegera mungkin,â ucap dia, menambahkan.
Ia pun menegaskan kembali kecaman keras terhadap tindakan personel Zionis yang melakukan tindakan kekerasan kepada para WNI yang mereka culik saat menyergap kapal mereka dalam konvoi pelayaran GSF 2.0 awal pekan ini.
âIndonesia mengecam keras tindakan penyiksaan yang dilakukan oleh Israel terhadap WNI pada saat penahanan,â kata dia.
Penyiksaan terhadap aktivis kemanusiaan seperti kesembilan WNI tersebut, ucap Sugiono, merupakan tindakan yang tidak manusiawi serta merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan.
Diketahui, seluruh relawan GSF dari berbagai negara dikonfirmasi telah dibebaskan dari penjara di Israel. Mereka telah dideportasi dan diterbangkan keluar dari wilayah Israel menuju Turkiye.
Setelah tiba di Istanbul, kesembilan WNI peserta flotilla kemanusiaan ke Jalur Gaza tersebut akan menjalani serangkaian proses pemeriksaan lanjutan terlebih dahulu sebelum dapat terbang pulang ke tanah air.
âAkan ada proses testimoni, visum, dan tes kesehatan oleh pihak Turkiye,â ucap Duta Besar Indonesia untuk Turkiye, Achmad Rizal Purnama merespons pertanyaan terkait proses pemulangan para WNI tersebut.
Kesembilan WNI itu ternyata tak luput dari kekerasan fisik yang dilakukan personel Zionis Israel. Menurut Konsul Jenderal RI di Istanbul Darianto Harsono usai menyambut ketibaan para WNI, mereka mengaku dipukuli, ditendang, dan disetrum saat ditahan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Indonesia-Qatar Sepakat Perkuat Hubungan Bilateral
-
Panen Petani Aceh Tak Lagi Mubazir, Bulog Siapkan Gudang Raksasa!
-
Wamenlu dan PBB Bahas Program Makan Bergizi Gratis dalam Mendukung SDGs
-
Rumah Produksi IKM Berstandar Ekspor di Pangkalpinang
-
Menlu RI-AS Sepakat Kuatkan Kemitraan Strategis di Berbagai Bidang
-
2.818 Kantor Pos se-Indonesia Layani Operasi Pasar Pangan Murah
-
Pemkot Surabaya Pastikan Layanan Kesehatan dan Darurat Tetap Buka Selama Libur Lebaran 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.