Harga Minyak Naik Tipis, Saham Asia Menguat Karena Optimisme di Timur Tengah

Jumat, 22 Mei 2026, 10:26 WIB

HONG KONG - Pasar Asia naik pada hari Jumat (22/5) karena optimisme atas pembicaraan AS-Iran mendorong kenaikan saham, meskipun harga minyak yang lebih tinggi membuat kekhawatiran inflasi tetap menjadi fokus.

Sentimen investor tetap positif untuk hari kedua berturut-turut karena harapan kemajuan diplomatik dapat menstabilkan pasokan energi setelah berminggu-minggu terjadi gejolak akibat konflik di Timur Tengah, meskipun harga minyak mentah sedikit naik pada hari itu.

Ket. Foto: — Sumber: AFP via WSJ

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pembicaraan untuk mengakhiri perang dapat berlanjut, dengan harapan mendapatkan bantuan dari mediator Pakistan untuk membantu mencapai kesepakatan.

Presiden Donald Trump pada hari Rabu memperingatkan bahwa negosiasi berada di "ambang batas" antara kesepakatan dan pemogokan yang diperbarui.

Di Asia, Tokyo memimpin kenaikan regional, indeks Nikkei melonjak lebih dari dua persen.

Taipei mengalami kenaikan hampir 1,5 persen, sementara Hong Kong, Shanghai, Sydney, Seoul, Wellington, Jakarta, Bangkok, Manila, Singapura, dan Kuala Lumpur semuanya berada di zona hijau.

Kenaikan tersebut terjadi setelah sesi yang cukup positif di Wall Street, di mana saham-saham sedikit menguat pada penutupan.

Perhatian juga beralih ke Korea Selatan, di mana para pekerja yang tergabung dalam serikat pekerja di Samsung bersiap untuk memulai pemungutan suara pada hari Jumat mengenai kesepakatan upah sementara yang telah mencegah aksi mogok besar-besaran.

Perusahaan raksasa chip dan serikat pekerjanya mencapai kesepakatan sementara pada Rabu malam setelah pembicaraan menit-menit terakhir yang dimediasi pemerintah, sehingga menghindari rencana pemogokan selama 18 hari yang seharusnya dimulai pada hari Kamis.

Kesepakatan yang diusulkan memperkenalkan dana bonus baru untuk karyawan di divisi semikonduktor, setara dengan 10,5 persen dari laba operasional divisi tersebut, yang akan dibayarkan dalam bentuk saham.

Meskipun para pekerja diharapkan mendapat manfaat dari kesepakatan tersebut, beberapa pemegang saham telah menyuarakan penentangan, dan berjanji akan menempuh jalur hukum untuk menentangnya.

Saham Samsung Electronics diperdagangkan lebih dari 1,5 persen lebih rendah pada Jumat pagi.

Di tempat lain, data pemerintah Jepang menunjukkan inflasi inti melambat menjadi 1,4 persen pada bulan April, di bawah ekspektasi pasar karena Perdana Menteri Sanae Takaichi bergegas menyusun anggaran tambahan untuk mengimbangi dampak perang di Timur Tengah.

Sentimen di Wall Street meningkat setelah Elon Musk mengajukan penawaran umum saham SpaceX, yang berpotensi menjadi penawaran umum perdana terbesar dalam sejarah karena perusahaan roket dan satelit tersebut berupaya mengumpulkan dana hingga $75 miliar.

Meskipun pertumbuhan laba yang kuat, saham raksasa chip Nvidia gagal menguat, awalnya sedikit naik sebelum akhirnya ditutup turun 1,8 persen.

Saham Walmart juga anjlok tajam, turun 7,3 persen setelah mengeluarkan prospek yang hati-hati dan memperingatkan tentang tekanan pada konsumen.

Angka-angka penting sekitar pukul 02.15 GMT (pukul 09.15 WIB)

Minyak Mentah Brent Laut Utara: NAIK 1,9 persen menjadi $104,52 per barel

Minyak mentah West Texas Intermediate: NAIK 1,4 persen menjadi $97,76 per barel

Tokyo - Nikkei 225: Naik 2,1 persen menjadi 62.996,19

Hong Kong - Indeks Hang Seng: Naik 0,6 persen menjadi 25.531,90 

Shanghai - Komposit: Naik 0,2 persen menjadi 4.083,24

Euro/Dolar: TURUN di 1,1611 dari $1,1622 pada hari Kamis

Poundsterling/dolar: TURUN menjadi 1,3427 dari $1,3439

Dolar/yen: NAIK menjadi 159,08 dari 158,91 yen

Euro/poundsterling: TETAP di 86,48 dari 86,48 pence

New York - DOW: NAIK 0,6 persen menjadi 50.285,66 poin (penutupan)

London - FTSE 100: Naik 0,1 persen menjadi 10.443,47 (penutupan)

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.