• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • LADC 2026: Panggung Arsite...

LADC 2026: Panggung Arsitek Muda Unjuk Gigi

Kamis, 21 Mei 2026, 16:18 WIB

JAKARTA-Perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, LIXIL kembali menggelar LIXIL Architectural Design Competition (LADC) 2026 sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendorong kemajuan industri arsitektur dan desain di Indonesia.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2019, LADC telah menjadi panggung bergengsi bagi para arsitek tanah air. Tahun ini, kompetisi kembali menghadirkan panel juri lintas negara untuk memastikan penilaian objektif bertaraf internasional. Nama-nama seperti Andra Matin dari AndraMatin Studio, Gregorius Supie (dari Yolodi+Maria Architects), hingga Richard Wood dari Snøhetta akan duduk sebagai juri.

Ket. Foto: Hadir sebagai panggung kompetisi bergengsi bagi arsitek tanah air, LIXIL Architectural Design Competition (LADC) mendorong cara berpikir dan mendesain untuk mewujudkan ruang hidup yang lebih baik. Platform dedikasi LIXIL ini memperluas ruang dialog serta akses eksplorasi ide, membuka perspektif yang menetapkan standar baru di industri — Sumber: istimewa

Tema yang diusung tahun ini adalah “ARCHIPELAGO DIALOGUES: Architecture as a Space of Co-Creation”. Tema tersebut mengangkat karakter Indonesia sebagai negara kepulauan dengan keragaman budaya, alam, dan perspektif yang saling terhubung. Melalui tema ini, peserta diajak mengeksplorasi arsitektur sebagai proses kolaboratif yang lahir dari keberagaman gagasan.

Para pemenang LADC 2026 akan mendapatkan apresiasi eksklusif berupa kesempatan Studio Exchange di Snøhetta, firma arsitektur internasional, untuk mempelajari praktik desain kelas dunia. Selain itu, pemenang juga akan mengikuti LIXIL Architectural Trip ke Nagoya, Jepang, sebagai ajang menyerap inspirasi dan memperluas wawasan desain. Karya pemenang juga akan mendapat publikasi luas melalui kanal komunikasi LIXIL dan mitra media.

“LADC tidak hanya mencari desain yang indah, tapi juga ide yang bisa menjadi percakapan dan solusi. Indonesia memiliki ribuan identitas dari Sabang sampai Merauke, dan dari situlah gagasan paling relevan untuk masa depan lahir,” ujar Arfindi Batubara, Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia di Jakarta, Kamis (21/5).

Pendaftaran dibuka mulai 18 Mei hingga 5 Juli 2026 melalui dua kategori: Professional Category untuk arsitek anggota IAI dengan STRA aktif, dan Student Category untuk mahasiswa S1, S2, PPAr, serta lulusan S1 Arsitektur maksimal 2 tahun. Seluruh karya yang dikirimkan wajib orisinal dan belum pernah dipublikasikan.

Proses penjurian akan berlangsung dalam dua tahap untuk memilih 5 finalis dan pemenang utama. Puncak acara dan pengumuman pemenang akan digelar pada 12 Agustus 2026 dalam rangkaian LIXIL Day of Architecture & Design (LDAD).

Seluruh rangkaian kompetisi dilaksanakan secara daring agar dapat diakses peserta dari seluruh Indonesia. Informasi lengkap dan pendaftaran tersedia di one.LIXIL.co.id/events/ladc2026.

“Melalui LADC 2026, kami ingin menjadi katalis perubahan dalam ekosistem arsitektur Indonesia. Setiap ide yang lahir dari ARCHIPELAGO DIALOGUES berpotensi mendefinisikan ulang standar arsitektur tanah air,” tutup Arfindi.

  • desain berkelanjutan
  • arsitek Indonesia

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.