Kementerian PU Kebut Penyelesaian 93 Sekolah Rakyat

Kamis, 21 Mei 2026, 16:02 WIB

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan penyelesaian pembangunan 93 Sekolah Rakyat (SR) Tahap II sebelum dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027. Percepatan dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pengerahan puluhan ribu tenaga konstruksi di berbagai daerah.

Hal itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan SR Tahap II bersama Kantor Staf Presiden (KSP) dan Kementerian Sosial. Rapat tersebut difokuskan untuk memastikan seluruh pembangunan selesai sesuai target operasional.

Ket. Foto: Plt Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU Kuswara — Sumber: Kementerian PU

Plt Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Kuswara, mengatakan Program Sekolah Rakyat menjadi bagian upaya pemerintah memperluas akses pendidikan. Menurut dia, program tersebut ditujukan untuk menghadirkan pendidikan yang layak, berkualitas, dan inklusif bagi masyarakat membutuhkan.

“Sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden No. 8 Tahun 2025 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Kementerian PU mendapat tugas mendukung program ini melalui penyediaan sarana dan prasarana strategis bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem,” ujar Kuswara dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5).

Berdasarkan data Kementerian PU, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II tersebar di 93 lokasi pada 29 provinsi dan 91 kabupaten/kota. Hingga 19 Mei 2026, progres fisik pembangunan tercatat rata-rata mencapai sekitar 57 persen.

Kuswara menegaskan Kementerian PU menargetkan seluruh pembangunan selesai pada 20 Juni 2026. Menurut dia, Menteri PU juga melakukan pengawasan langsung ke lapangan untuk memastikan percepatan pekerjaan berjalan sesuai jadwal.

“Kementerian PU berkomitmen memastikan penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II tepat waktu. Menteri PU juga melakukan pengawasan secara langsung di lapangan untuk memastikan akselerasi pekerjaan berjalan sesuai target,” kata dia.

Untuk mempercepat pekerjaan, Kementerian PU membentuk Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat. Sebanyak 67.588 tenaga kerja konstruksi juga dikerahkan dengan sistem kerja tiga shift.

Sementara itu Deputi IV KSP, Fadjar Dwi Wishnuwardhani, mengatakan percepatan pembangunan harus tetap memperhatikan kualitas bangunan dan kesiapan operasional. Ia menilai pengawasan harian menjadi penting karena waktu pelaksanaan yang terbatas.

“Kita tahu waktu pelaksanaan sangat terbatas. Maka percepatan harus diperhatikan harian tanpa mengabaikan mutu, keselamatan, dan kesiapan operasional,” kata Fadjar.

KSP juga mengapresiasi kolaborasi lintas kementerian dan proses verifikasi lapangan yang telah dilakukan di sejumlah lokasi Sekolah Rakyat. Menurut Fadjar, program tersebut tidak hanya membangun gedung sekolah, tetapi juga menjadi bagian pembangunan masa depan bangsa.

“Kita semua memahami bahwa pelaksanaan program Sekolah Rakyat bukanlah hal yang mudah. Program ini bukan hanya membangun fisik gedung, melainkan juga membangun masa depan bangsa,” ucap dia.

Fadjar menilai target penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat pada 20 Juni 2026 masih dapat dicapai. Menurut dia, hal itu membutuhkan konsolidasi yang kuat, eksekusi disiplin, dan ketegasan di setiap lini pelaksanaan.

“KSP percaya, dengan konsolidasi yang kuat, eksekusi yang disiplin serta ketegasan di setiap lini. Target 20 Juni 2026 bukanlah suatu hal yang mustahil,” ujar Fadjar. ils/I-1

  • Kementerian PU
  • Sekolah Rakyat

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.