Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bogor Sulap Ratusan Kilo Ikan Sapu-Sapu Invasif Jadi Benda Bernilai Ini

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 21:32 WIB | Oleh:
Pemkab Bogor Sulap Ratusan Kilo Ikan Sapu-Sapu Invasif Jadi Benda Bernilai Ini Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forkopimda turun menangkap ikan sapu-sapu di Situ Citatah, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/5).

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor memanfaatkan ratusan kilogram ikan sapu-sapu hasil penangkapan di Situ Citatah, Cibinong, Jawa Barat, untuk diolah menjadi pupuk organik berprotein tinggi, Rabu (20/5). .

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor Dede Armansyah di Cibinong, Rabu, mengatakan ikan sapu-sapu yang ditangkap tidak akan dibuang maupun dikubur, melainkan dimanfaatkan kembali melalui proses pengolahan.

“Jadi tidak ada yang dikubur. Jadi, sapu-sapu ini nanti dicacah, kemudian difermentasi untuk menjadi pupuk. Tempatnya sudah kita siapkan di Pondok Rajeg,” kata Dede.

Ia menjelaskan pupuk organik tersebut nantinya digunakan sebagai nutrisi bagi pohon-pohon kayu di ruang terbuka hijau di Kabupaten Bogor.

Menurut dia, pupuk dari ikan sapu-sapu tidak diperuntukkan bagi tanaman buah, melainkan untuk mendukung penghijauan kawasan terbuka hijau karena memiliki kandungan protein yang tinggi.

“Pupuk ini bagus karena memiliki protein tinggi,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pegiat lingkungan turun langsung ke Situ Citatah untuk menangkap ikan sapu-sapu sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus mengendalikan sedimentasi penyebab banjir.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang difokuskan pada isu lingkungan hidup dan pelestarian sumber daya air.

“Hari ini jelang HJB kita memang ada beberapa rangkaian kegiatan terutama yang menyangkut terkait lingkungan,” kata Rudy.

Ia mengatakan pemerintah daerah sengaja turun langsung ke perairan untuk melihat kondisi riil situ, mulai dari sedimentasi hingga penumpukan sampah yang dinilai menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah hilir.

“Tadi kenapa kita turun langsung ke air? Kita ingin memastikan, oh ternyata sedimentasi cukup tinggi, sampah cukup banyak. Kewajiban dan tanggung jawab kita bersama untuk kita bersihkan bersama, kita rawat bersama-sama,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 200 kilogram ikan sapu-sapu berhasil ditangkap hanya dalam waktu sekitar satu hingga dua jam.

“Sekitar lebih dari 200 kilogram hanya hitungan satu jam dua jam,” kata Rudy.

Pemkab Bogor juga menyiapkan sejumlah kegiatan lanjutan menjelang Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2026, di antaranya penanaman pohon dan pelepasan indukan ikan lokal di kawasan hulu sungai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.