Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sembilan Tahun Menanti, Aktor Rifky Alhabsyi Akhirnya Punya Momongan lewat Program Bayi Tabung

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 10:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sembilan Tahun Menanti, Aktor Rifky Alhabsyi Akhirnya Punya Momongan lewat Program Bayi Tabung Doc: Instagram/nafaspertama via KL
Ket. Aktor Rifky Alhabsyi menceritakan pengalamannya bersama sang istri, Yulia Rahmayani, menjalani program bayi tabung demi memiliki buah hati.

JAKARTA - Aktor Rifky Alhabsyi menceritakan pengalamannya bersama sang istri, Yulia Rahmayani, menjalani program In Vitro Fertilization (IVF) atau program bayi tabung demi memiliki buah hati.

"Perjalanan kami untuk mendapatkan buah hati bukan proses yang mudah. Selama sembilan tahun kami belajar untuk tetap kuat, pasrah, namun tidak menyerah, dan saling mendukung satu sama lain," kata Rifky sebagaimana dikutip dalam siaran pers rumah sakit penyedia layanan di Jakarta, Selasa.

Rifky dan Yulia mempertimbangkan untuk menjalani program bayi tabung pada tahun 2022, setelah Yulia menjalani operasi pengangkatan tuba falopi, saluran yang menghubungkan ovarium atau indung telur dengan rahim.

Namun, mereka baru memulai proses IVF pada tahun 2025.

"Akhirnya terwujud setelah sempat kami mencari referensi ke tujuh dokter dan satu profesor untuk menjalani program IVF dan alhamdulillah akhirnya berjodoh dengan Smart Fertility Clinic," kata Rifky.

Sebagai bagian dari proses IVF, Yulia menjalani prosedur Ovum Pick Up (OPU) Februari 2025 dan Frozen Embryo Transfer (FET) pada September 2025. Dua pekan kemudian, tanda kehamilan mulai terlihat.

Rifky menekankan pentingnya dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat bagi pasangan yang menjalani program bayi tabung.

"Yang paling membuat kami tenang adalah kami merasa benar-benar didampingi sejak awal program kehamilan hingga proses persalinan," katanya.

Anak pertama Rifky dan Yulia lahir di Primaya Evasari Hospital pada Jumat (15/5). Bayi dengan berat 2,45 kg dan panjang 45 cm itu dinamai Muhammad Rafasya Zayyan Alhabsyi.

Menurut dr. Darma Syanty, Sp.OG., Subsp. FER., metode Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) dan Transversus Abdominis Plane (TAP) Block diterapkan dalam proses persalinan pasien untuk membantu mengurangi nyeri pasca-persalinan dan mempercepat proses pemulihan ibu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Cuaca Akhir Pekan, BMKG: Ja...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.