• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • XLSmart Day Jadi Ajang Edu...

XLSmart Day Jadi Ajang Edukasi Jejak Karbon dan Zero Waste to Landfill

Senin, 18 Mei 2026, 19:08 WIB

JAKARTA — PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk mencatat capaian keberlanjutan dalam penyelenggaraan XLSmart Day yang menjadi bagian dari perayaan 1st Anniversary perusahaan. Melalui acara yang digelar di ICE BSD Hall 1–3A pada 25 April 2026 itu, perusahaan berhasil mengelola 2.231 kilogram sampah tanpa berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kegiatan yang dihadiri lebih dari 15 ribu pengunjung tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam penyelenggaraan event berskala besar. XLSmart menyebut pendekatan ini melanjutkan berbagai inisiatif keberlanjutan yang sebelumnya telah dijalankan sebelum proses merger, namun kini dilakukan dengan sistem yang lebih terukur dan kolaboratif.

Ket. Foto: Pengumpulan sampah elektronik di ajang XLSmart Day yang digelar di ICE BSD Hall 1–3A Tangerang Selatan pada tanggal 25 April 2026. Dalam acara ini PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk mencatat pengelolaan 2.231 kilogram sampah tanpa berakhir di TPA, pengumpulan 31 kilogram e-waste, serta edukasi jejak karbon sebagai bagian implementasi ESG perusahaan. — Sumber: XLSmart

Dalam penyelenggaraan XLSmart Day, perusahaan menerapkan konsep event berkelanjutan melalui pengelolaan sampah berbasis Zero Waste to Landfill, pengumpulan sampah elektronik atau e-waste, hingga edukasi penghitungan jejak karbon bagi pengunjung melalui carbon calculator.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengatakan XLSmart Day menjadi langkah penting dalam memperkuat standar event berkelanjutan yang selama ini dikembangkan perusahaan.

“Perayaan perusahaan dapat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan melalui langkah nyata, mulai dari pengelolaan sampah, edukasi lingkungan, hingga pengukuran dampak secara lebih terukur,” ujar Merza dalam keterangan resmi, Senin (18/5/2026).

Menurut dia, penyelenggaraan event berskala besar memiliki tantangan tersendiri, mulai dari pengelolaan sampah, konsumsi energi, mobilitas pengunjung, hingga penggunaan material. Karena itu, XLSmart memperkuat praktik keberlanjutan melalui pendekatan yang lebih sistematis, termasuk pemilahan sampah dari sumber dan pengelolaan e-waste.

Dalam pelaksanaannya, XLSmart bekerja sama dengan Waste4Change untuk menerapkan sistem pengelolaan sampah Zero Waste to Landfill. Sampah yang dihasilkan dipilah berdasarkan kategori organik, anorganik, dan plastik, lalu diolah melalui proses daur ulang, kompos, pakan ternak, hingga pemanfaatan menjadi Refuse-Derived Fuel (RDF).

Dari total 2.231 kilogram sampah yang terkumpul, sebanyak 51 persen didaur ulang menjadi material baru, 1 persen diolah menjadi kompos dan pakan ternak, sementara 48 persen dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif RDF. Melalui pengelolaan tersebut, perusahaan memperkirakan berhasil menghindari emisi karbon sekitar 4.100 kilogram COâ‚‚e.

Selain itu, XLSmart juga menghadirkan fasilitas E-Waste Drop Box bekerja sama dengan Remind. Program ini mengajak pengunjung dan karyawan mendonasikan perangkat elektronik bekas seperti telepon genggam, charger, kabel, baterai, hingga laptop.

Dari program tersebut, terkumpul sekitar 31 kilogram e-waste yang terdiri atas 22 jenis perangkat elektronik. Sampah elektronik yang terkumpul didominasi kabel, charger, dan aksesori elektronik kecil dengan estimasi emisi tereduksi mencapai 77,43 kilogram COâ‚‚e.

Untuk meningkatkan kesadaran pengunjung terhadap dampak aktivitas sehari-hari terhadap lingkungan, XLSmart juga menggandeng Jejakin menghadirkan carbon calculator. Melalui fasilitas itu, pengunjung dapat menghitung emisi karbon dari aktivitas seperti transportasi dan penggunaan energi, sekaligus memperoleh opsi untuk berpartisipasi dalam aksi offset karbon.

Sebanyak 189 partisipan tercatat mengikuti penghitungan emisi karbon melalui carbon calculator. Dari jumlah tersebut, sekitar 54,5 persen melanjutkan ke aksi offset karbon melalui dukungan terhadap program penanaman pohon. Total emisi yang terukur dari pengunjung mencapai 2,4 ton COâ‚‚e atau setara kebutuhan penanaman sekitar 249 pohon mangrove.

XLSmart menyebut penyelenggaraan XLSmart Day juga menjadi momentum perusahaan memperluas monitoring emisi karbon secara lebih komprehensif. Pemantauan dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari venue dan akomodasi, transportasi, konsumsi makanan dan minuman, penggunaan material, hingga pengelolaan sampah.

Melalui implementasi ESG dalam acara tersebut, XLSmart menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inisiatif keberlanjutan yang relevan, terukur, dan kolaboratif, sekaligus memperkuat budaya perusahaan yang mendorong keterlibatan karyawan dalam aksi nyata bagi lingkungan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.