Gubernur Pramono Anung Buka Peluang LRT Jakarta Tersambung ke PIK 2 dan Bandara Soetta

Minggu, 17 Mei 2026, 20:20 WIB

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka peluang pengembangan jalur LRT Jakarta hingga kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) dan terhubung langsung dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Hal itu disampaikan Pramono saat meresmikan area klenteng Tian Fu Gong di PIK, Jakarta Utara, Minggu (17/5).

Ket. Foto: ubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) saat meresmikan area klenteng Tian Fu Gong di PIK, Jakarta Utara, Minggu (17/5). — Sumber: Antara

“Tadi saya bisik-bisik kepada CEO Agung Sedayu, mungkin sudah waktunya untuk dibuka LRT dari Velodrome sampai dengan tempat ini (PIK 2),” kata Pramono.

Menurut dia, rencana tersebut menjadi bagian penting dalam menyempurnakan konektivitas transportasi massal Jakarta melalui sistem loop atau jalur terintegrasi.

Pramono menjelaskan trase pengembangan LRT Jakarta saat ini sebenarnya telah mendapat izin pemerintah pusat hingga kawasan Ancol.

Ia mengatakan proyek yang tengah berjalan saat ini adalah penyambungan jalur Velodrome-Manggarai sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun dan nilai investasi mencapai Rp11,5 triliun.

Pramono optimistis jalur Velodrome-Manggarai dapat diresmikan pada Agustus mendatang dan akan memperkuat integrasi transportasi publik di Jakarta.

Setelah itu, pengembangan LRT direncanakan dilanjutkan menuju Jakarta Utara melalui Tanjung Priok, Jakarta International Stadium (JIS), hingga Ancol.

“Kalau kemudian ini dilanjutkan dari Velodrome ke Jakarta Utara, Tanjung Priok, dari Tanjung Priok kemudian ke JIS, dari JIS ke Ancol, maka lajur lanjutan yang masih perlu dipersiapkan adalah sambungan dari Ancol menuju PIK 2 hingga terkoneksi ke Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya.

Menurut Pramono, apabila seluruh jaringan tersebut berhasil diwujudkan, maka sistem transportasi Jakarta akan tersambung secara menyeluruh.

Ia menyebut konektivitas transportasi massal Jakarta saat ini baru mencapai sekitar 93 persen. Karena itu, Pemprov DKI terus mendorong penyelesaian jalur loop yang belum terhubung agar mobilitas masyarakat semakin mudah dan efisien.

“Kalau itu sudah bisa disambungkan, maka loop Jakarta ini transportasinya sudah tersambung ke keseluruhan. Sampai hari ini baru 93 persen,” kata dia.

Pramono berharap pengembangan LRT hingga PIK 2 dan Bandara Soekarno-Hatta dapat menjadi tonggak baru penguatan transportasi publik Jakarta sekaligus mendukung konektivitas kawasan penyangga dan akses menuju bandara.

Selain mengurangi kemacetan, integrasi antarmoda juga dinilai dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum.

  • Layanan LRT

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.