Prabowo Resmikan 1.061 KMP di Nganjuk, Warga Antusias Sambut Kedatangan Presiden

Sabtu, 16 Mei 2026, 17:40 WIB

Nganjuk - Warga Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, antusias menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayah tersebut, Sabtu (16/5).

Salah seorang warga, Laili Lufianing Dyah, mengaku datang bersama teman dan anak-anaknya untuk melihat langsung Presiden Prabowo.

Ket. Foto: Warga antusias menyambut rombongan Presiden Prabowo Subianto saat peresmian Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5). — Sumber: Antara

“Saya sangat bersemangat karena baru pertama kali presiden datang ke tempat kami. Jadi senang sekali bisa melihat langsung acaranya,” kata Laili di sela peresmian KDMP di Desa Nglawak.

Laili yang juga warga Desa Nglawak berharap keberadaan KDMP dapat membantu masyarakat melalui harga produk yang lebih murah dibandingkan tempat lain.

“Harapannya harga jual bisa lebih murah karena tujuannya membantu masyarakat, terutama yang kurang mampu,” ujarnya.

Ia juga mengaku memiliki usaha makanan cepat saji berupa pizza dan berharap suatu saat dapat bekerja sama dengan KDMP untuk memasarkan produknya.

Warga lainnya, Puput, turut berharap KDMP mampu membantu masyarakat dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Peresmian KDMP di Nganjuk dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo sebagai penanda kesiapan operasional 1.061 koperasi di berbagai daerah.

Keterbatasan Akses

Di Jawa Timur, terdapat 530 unit KDMP yang tersebar di tujuh kabupaten. Sementara di Jawa Tengah, sebanyak 531 unit KDMP dari delapan kabupaten/kota juga siap beroperasi.

Pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara hingga Mei 2026 masih membangun 25 ribu unit koperasi lainnya.

Selain itu, pemerintah menargetkan sebanyak 30 ribu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) selesai dibangun dan beroperasi penuh pada 16 Agustus 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo menilai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mampu mengatasi berbagai persoalan yang selama ini dihadapi petani, mulai dari pupuk, permodalan, hingga distribusi hasil panen.

“Masalah petani dari dulu sama, yaitu pupuk, modal, dan setelah panen sulit ke pasar. Banyak hasil panen rusak dan busuk,” kata Prabowo sebagaimana disiarkan melalui Sekretariat Presiden.

Menurut Prabowo, banyak petani kesulitan menjual hasil panen karena keterbatasan akses menuju pasar, terutama di daerah pedalaman yang sulit dijangkau pembeli.

Ia menjelaskan keberadaan koperasi akan membantu petani karena nantinya memiliki armada truk dan kendaraan pikap sendiri untuk mengangkut hasil panen.

“Sekarang koperasi punya truk sendiri, punya pikap sendiri. Jadi tidak tergantung pihak lain dan bisa mengantar hasil panen ke pasar yang diinginkan,” ujarnya.

Prabowo mengatakan koperasi tersebut juga akan menjalankan berbagai layanan lain, seperti penjualan sembako dan barang subsidi, distribusi gas dan pupuk subsidi, layanan kredit murah, layanan logistik bekerja sama dengan POS Indonesia, penyaluran bantuan pemerintah, hingga penyerapan gabah petani.

Selain itu, pemerintah juga akan menghadirkan apotek obat murah melalui koperasi agar masyarakat bisa memperoleh obat dengan harga terjangkau.

Dalam kesempatan itu, Prabowo kembali menegaskan target pemerintah meresmikan 30 ribu koperasi pada Agustus mendatang.

Namun, menurutnya, apabila yang terealisasi baru mencapai 20 ribu koperasi, capaian tersebut tetap menjadi prestasi besar yang jarang dilakukan negara lain dalam waktu satu tahun.

“Silakan diteliti, negara mana yang bisa membangun dan meresmikan 20 ribu koperasi dalam satu tahun. Saya kira jarang,” katanya.

Prabowo menilai target tersebut menunjukkan pemerintah dan berbagai institusi negara mampu bekerja secara luar biasa apabila memiliki tekad, strategi, dan kerja sama yang kuat.

Ia pun mengajak masyarakat untuk menghilangkan mentalitas bangsa yang lemah dan kalah.

“Kita harus hilangkan sikap mental bahwa kita bangsa yang lemah dan kalah. Kita tidak boleh jadi bangsa yang kalah. Kita harus jadi bangsa yang menang dan kita akan menang,” kata Prabowo.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.