Inter Milan Juara Coppa Italia, Rebut Dua Gelar Domestik Sepak Bola Italia

Kamis, 14 Mei 2026, 05:35 WIB

ROMA, ITALIA - Inter Milan memastikan dominasi di sepak bola Italia musim ini setelah menjuarai Coppa Italia usai menundukkan Lazio dengan skor 2-0 di Stadion Olimpico, Roma, Kamis (14/5) dini hari WIB. Kemenangan itu melengkapi raihan gelar ganda domestik Nerazzurri setelah sebelumnya mengunci gelar Serie A ke-21 mereka.

Dua gol Inter lahir pada babak pertama melalui gol bunuh diri Adam Marusic dan sontekan penyerang Argentina, Lautaro Martinez. Hasil tersebut sekaligus menghadirkan trofi Coppa Italia ke-10 bagi klub asal Milan itu.

Ket. Foto: Para pemain Inter Milan melakukan selebrasi usai meraih kemenangan atas Lazio dalam laga final Coppa Italia, Kamis (14/5) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Pelatih Inter, Cristian Chivu, menyebut timnya pantas meraih dua gelar setelah menjalani musim yang konsisten.

“Tim ini layak mendapatkan trofi setelah menjalani musim yang bagus. Menjuarai liga dan piala bukan sesuatu yang bisa dianggap biasa. Kami sangat bahagia,” ujar Chivu kepada Mediaset.

Sebaliknya, kekalahan itu menjadi pukulan lanjutan bagi Lazio yang menjalani musim penuh tekanan. Dalam beberapa bulan terakhir, kelompok suporter garis keras mereka memboikot laga kandang sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan presiden klub, Claudio Lotito.

Meski demikian, pendukung Lazio tetap memenuhi tribun Olimpico pada partai final dan sempat memberikan dukungan penuh sebelum Inter menggandakan keunggulan pada menit ke-35. Menjelang laga usai, nyanyian bernada kecaman terhadap Lotito kembali menggema di stadion.

Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, mengakui timnya kalah kelas dibanding Inter.

“Saya kecewa untuk para pemain karena moral tim sedang rendah, dan juga untuk para suporter yang kembali hadir malam ini dalam jumlah besar. Kami menghadapi tim yang memang lebih baik dari kami,” kata Sarri.

Inter tampil dominan sepanjang pertandingan, melanjutkan performa impresif mereka setelah sebelumnya menghajar Lazio 3-0 di stadion yang sama pada akhir pekan lalu. Lazio nyaris tidak mampu memberikan ancaman berarti sejak awal laga.

Keunggulan Inter tercipta pada menit ke-14 ketika sundulan Marcus Thuram dari sepak pojok Federico Dimarco mengenai Marusic dan masuk ke gawang sendiri. Gol itu membuat Inter semakin percaya diri mengendalikan permainan.

Dua puluh menit kemudian, kesalahan Nuno Tavares di area pertahanan sendiri dimanfaatkan Denzel Dumfries yang merebut bola sebelum mengirim umpan matang kepada Martinez. Sang kapten tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang untuk mencetak gol ke-22-nya di semua kompetisi musim ini.

Martinez sendiri sempat beberapa kali absen akibat cedera sepanjang musim, namun tetap mampu menjadi salah satu pemain kunci dalam keberhasilan Inter.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan menurun karena Inter lebih memilih menjaga keunggulan. Lazio kesulitan menciptakan peluang bersih, sementara Inter nyaris menambah gol lewat Luis Henrique yang gagal memaksimalkan umpan silang rendah Dimarco pada menit ke-70.

Tak lama berselang, peluang terbaik Lazio justru berakhir canggung ketika Boulaye Dia terpeleset saat menembak dan bola hanya mengenai kepala kiper Inter, Josep Martinez.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Inter tetap nyaman mempertahankan keunggulan sebelum akhirnya merayakan trofi kedua mereka musim ini di hadapan pendukung yang memadati Olimpico.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.