• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • H3RO Esports 6.0 Rampung D...

H3RO Esports 6.0 Rampung Digelar, Tri Cetak Ribuan Talenta Baru Esports Indonesia

Kamis, 14 Mei 2026, 15:20 WIB

JAKARTA — Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand Tri menuntaskan rangkaian program H3RO Esports 6.0 yang diklaim berhasil melahirkan ribuan potensi talenta baru esports Indonesia dari level pemula hingga calon pemain profesional.

Program bertajuk “From Zero to H3RO – Rise of Rookies” itu menjadi bagian dari konsistensi Tri dalam membangun ekosistem pembinaan talenta gaming selama enam tahun terakhir.

Ket. Foto: Para pemenang H3RO Esports, Tri melalui H3RO Esports 6.0 berhasil menjaring ribuan talenta muda esports Indonesia lewat proses seleksi berlapis, pelatihan profesional, hingga pemanfaatan AI dalam pembinaan pemain rookie. — Sumber: Indosat Ooredoo Hutchison

Sejak pertama kali digelar, H3RO Esports disebut telah melibatkan lebih dari 42 ribu peserta dari seluruh Indonesia dan berkembang menjadi salah satu turnamen esports berskala besar yang membuka jalur regenerasi pemain profesional nasional.

Director and Chief Growth Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Apoorva Mehrotra, mengatakan antusiasme generasi muda terhadap esports terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Selama enam tahun perjalanan H3RO Esports, kami melihat antusiasme generasi muda yang terus meningkat. Kini terdapat puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia, mencerminkan besarnya potensi talenta esports di Tanah Air,” ujar Apoorva dalam keterangannya pada hari Rabu (13/5).

Menurut dia, H3RO kini tidak lagi sekadar menjadi turnamen, tetapi berkembang menjadi ekosistem pembinaan yang mampu menghubungkan pemain rookie menuju level profesional.

Seleksi Berlapis hingga Pendampingan Profesional

Pada penyelenggaraan H3RO Esports 6.0, tercatat sebanyak 2.786 rookie terverifikasi mengikuti proses seleksi dari berbagai wilayah di Indonesia.

Peserta menjalani serangkaian tahapan seleksi yang disusun bersama tim profesional esports, mulai dari H3RO Rookie Tournament hingga penyaringan menjadi 210 pemain terbaik.

Setelah itu, peserta mengikuti tes kognitif, durability test, dan penilaian in-game bersama tim profesional RRQ dan HFX yang kemudian memilih 20 pemain terbaik.

Para finalis selanjutnya mengikuti Scrimmage Showcase, psikotes, serta tes IQ dan EQ sebelum akhirnya dipilih tiga rookie terbaik dari masing-masing tim profesional yang dinilai siap masuk ke jalur esports profesional.

Dalam proses seleksi tahun ini, penyelenggara juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan berbasis ChatGPT melalui CoachGPT sebagai referensi tambahan bagi pelatih dalam menilai performa pemain secara lebih objektif dan berbasis data.

Lahirkan Talenta Berprestasi di Level Dunia

Melalui program H3RO, sejumlah tim esports Indonesia juga disebut berhasil mencetak prestasi di tingkat internasional, termasuk dalam ajang Road to Seleknas – IESF World Esports Championship.

Beberapa pencapaian yang disorot antara lain tim EVOS yang meraih medali emas pada 14th IESF World Esports Championship cabang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).

Selain itu, Kuda Terbang masuk dalam lima besar dunia pada 14th IESF World Esports Championship PUBG Mobile.

Tim Bigetron juga berhasil meraih medali perak pada 15th IESF World Esports Championship MLBB, sementara ONIC memperoleh medali perunggu pada 16th IESF World Esports Championship MLBB.

Keberhasilan tersebut didukung kolaborasi bersama berbagai pihak dalam ekosistem esports nasional, termasuk Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI), hingga platform Garudaku.

Selain itu, media partner seperti Revival TV, Vidio, dan TikTok Live turut membantu memperluas jangkauan audiens program.

Raih Jutaan Penonton

Secara keseluruhan, rangkaian H3RO Esports disebut telah menjangkau lebih dari 165 juta penonton melalui siaran langsung digital dan beberapa kali masuk daftar trending di YouTube.

Puncak H3RO Esports 6.0 melalui Scrimmage Showcase Livestream yang berlangsung pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026 juga berhasil mencatat lebih dari 1 juta penonton atau sekitar 1.064.293 views.

Acara tersebut turut diramaikan watch party bersama talent esports serta berbagai aktivitas gamification interaktif yang melibatkan komunitas gamer muda.

Selain itu, kampanye digital H3RO Esports 6.0 mencatat performa dengan 18,4 juta reach, 8,85 juta views, dan lebih dari 300 ribu engagement di berbagai platform digital.

Persiapkan Rookie Menuju Jalur Profesional

Sebagai penutup program, rookie terpilih mendapatkan kesempatan mengikuti H3RO Masterclass dan pelatihan intensif langsung di gaming house tim profesional RRQ dan HFX.

Selama pelatihan, peserta juga memperoleh pendampingan psikolog untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan kompetitif esports profesional.

Menurut Apoorva, inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen Tri dalam mendukung generasi muda mengembangkan kemampuan gaming sekaligus mempersiapkan mereka menjadi pemain profesional yang siap bersaing.

“Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Tri untuk mendukung generasi muda dalam mengembangkan kemampuan gaming mereka dan mempersiapkan mereka menjadi pemain profesional yang siap bersaing,” katanya.

Ke depan, Tri memastikan akan terus menghadirkan peluang dan wadah pengembangan talenta esports melalui penyelenggaraan H3RO Esports berikutnya sebagai bagian dari upaya memberdayakan generasi muda melalui akses digital dan industri kreatif esports nasional.

  • Indosat Ooredoo Hutchison
  • Tri
  • PUBG
  • Mobile Legends
  • esports Indonesia
  • IOH
  • H3RO Esports 6.0
  • RRQ
  • HFX
  • rookie esports
  • gaming Indonesia

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.