Memperketat Jalur Domisili dalam SPMB 2026 untuk Mencegah Penitipan KK

Selasa, 12 Mei 2026, 23:46 WIB

Kota Bogor - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, memperketat pengawasan jalur domisili dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 guna mencegah praktik penitipan nama dalam kartu keluarga (KK) demi masuk sekolah negeri.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam penandatanganan dukungan bersama SPMB 2026 antara Pemkot Bogor, Forkopimda, dan Dewan Pendidikan di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan pengawasan diperketat untuk menekan berbagai potensi kecurangan yang selama ini kerap muncul dalam proses penerimaan siswa baru.

“Kita ingin menghindari adanya kecurangan, di mana selama ini mungkin ada yang pindah KK, kemudian juga pindah domisili, dan lain sebagainya. Kita juga meminimalisasi terjadinya hal-hal yang sifatnya transaksional,” ujar Dedie.

Ia menegaskan, tidak boleh ada lagi praktik menitipkan nama dalam kartu keluarga hanya untuk memenuhi syarat jalur domisili.

Menurut dia, siswa yang berpindah domisili harus benar-benar tercatat dalam satu keluarga dengan orang tua kandung apabila orang tua masih ada.

Dedie menjelaskan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor telah melakukan penelusuran data kependudukan untuk mendeteksi potensi manipulasi administrasi.

Selain itu, aparatur wilayah mulai dari camat dan lurah hingga unsur TNI-Polri juga dilibatkan untuk memastikan peserta didik yang menggunakan jalur domisili benar-benar tinggal di alamat yang didaftarkan.

Pada pelaksanaan SPMB 2026 tingkat SD dan SMP di Kota Bogor, terdapat empat jalur penerimaan, yakni afirmasi, domisili, prestasi, dan mutasi.

Dedie menyebutkan kuota jalur domisili dibagi menjadi 90 persen untuk warga Kota Bogor dan 10 persen untuk luar kota, sementara jalur mutasi orang tua sebesar lima persen.

“Jadi memang sudah kita coba minimalisasi bibit-bibit kecurangan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Fajar Muhammad Nur mengatakan DPRD akan ikut mengawal pelaksanaan SPMB agar berjalan transparan dan akuntabel.

Menurut dia, Komisi IV DPRD Kota Bogor akan kembali memanggil Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Disdukcapil untuk memastikan sistem pengawasan yang disiapkan pemerintah berjalan efektif.

“Kami ingin mengukur nantinya seberapa efektif apa yang sudah dibuat oleh pemerintah ini dan bisa dirasakan dampaknya langsung oleh masyarakat,” ujar Fajar.

  • SPMB

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.