Hanya 6 Orang yang Dikirim ke Jakarta, Seleksi Ketat Paskibraka Bali Masuki Babak Final
Kamis, 07 Mei 2026, 06:20 WIBDENPASAR - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali memasuki tahap krusial dalam penjaringan 90 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026. Seleksi yang berlangsung ketat sejak 5 hingga 7 Mei 2026 ini diikuti oleh 45 putra dan 45 putri terbaik yang telah lolos penyaringan di tingkat kabupaten/kota.
âMereka terdiri dari 45 putra dan 45 putri, seleksi dilaksanakan mulai 5 Mei hingga 7 Mei 2026,â ucap Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Bali I Komang Kusumaedi.
Dalam keterangan resmi Pemprov Bali di Denpasar, Rabu, dijelaskan bahwa 90 siswa tersebut merupakan kandidat yang lolos setelah mengikuti seleksi tingkat kabupaten/kota.
Selanjutnya di tingkat provinsi, Kesbangpol Bali akan menyeleksi kembali dengan sejumlah tes seperti psikotes, wawasan kebangsaan, inteligensi umum, kesehatan, peraturan baris-berbaris, kesamaptaan, hingga penilaian kepribadian melalui wawancara.
Kusumaedi mengatakan seleksi tingkat provinsi ini akan memilih 74 peserta dengan nilai terbaik untuk menjadi Paskibraka Bali, serta tiga pasang putra dan putri dengan nilai tertinggi yang akan dikirim untuk mengikuti seleksi nasional pada bulan Juni 2026.
âSebanyak 16 peserta yang tidak lolos seleksi akan dikembalikan ke kabupaten/kota asal untuk menjadi paskibraka setempat, hasil seleksi akan diumumkan 7 Mei 2026,â ujarnya.
Kepala Badan Kesbangpol Bali Gede Suralaga menambahkan agar para peserta yang berhasil lolos hingga tahap ini terus mengingat bahwa seleksi yang sedang mereka lakukan bukan sekadar agenda tahunan.
âIni merupakan proses strategis dalam menyiapkan generasi muda Bali yang berkarakter kuat, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kokoh,â ucapnya.
Paskibraka dinilai bukan hanya tentang baris-berbaris pada prosesi pengibaran bendera di hari kemerdekaan 17 Agustus nanti, tetapi juga merupakan simbol kehormatan, tanggung jawab, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Untuk itu kesempatan ini agar dimanfaatkan sebaik mungkin, mengingat peluang bagi 90 siswa ini tidak dimiliki semua siswa, bahkan pada awalnya Badan Kesbangpol Bali mendata jumlah pendaftar di SMA/SMK se-Bali mencapai 2.310 remaja.
Suralaga meyakini proses seleksi paskibraka ini akan mendatangkan banyak nilai penting untuk bekal para siswa berusia 16 tahun itu bagi masa depannya.
âManfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, perhatikan sikap dan karakter, karena yang dinilai bukan hanya kemampuan fisik, tetapi juga keteguhan mental, kedisiplinan, kerja sama, dan integritas, melalui proses ini, kalian akan belajar arti tanggung jawab, kebersamaan, dan pengabdian,â ujarnya.
- paskibraka bali 2026
- kesbangpol bali
- seleksi paskibraka
- pemprov bali
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.