Harga Jagung Tembus Rp6.600, Bapanas Salurkan SPHP Rp5.500/Kg ke Peternak Jateng
Selasa, 12 Mei 2026, 11:58 WIBSEMARANG â Badan Pangan Nasional (Bapanas) mulai menyalurkan jagung lewat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Jawa Tengah. Langkah ini untuk menjaga usaha peternak mandiri tetap jalan sekaligus menekan harga bahan baku pakan di tingkat peternak.
Total 116 ton jagung disalurkan ke peternak mandiri di Kota Semarang dengan harga maksimal Rp5.500 per kg di tingkat peternak. Penyaluran perdana dilakukan di Gudang Filial BULOG Kota Semarang, Senin (11/5). Sebanyak 100 ton dialokasikan untuk Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) dan 16 ton untuk Pinsar Petelur Nasional (PPN) Kota Semarang.
Harga Jagung Tembus Rp6.600, SPHP Jadi Rem
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, menyebut SPHP Jagung jadi intervensi pemerintah di tengah naiknya biaya pakan dan turunnya harga telur ayam ras.
âHari ini harga jagung di tingkat peternak sudah di atas Rp6.000 per kilogram, bahkan ada yang mencapai Rp6.600. Karena itu pemerintah hadir melalui SPHP Jagung dengan harga Rp5.000 per kilogram di gudang BULOG dan maksimal Rp5.500 di tingkat peternak agar beban biaya produksi bisa ditekan,â kata Maino.
Ia menegaskan, program ini diprioritaskan untuk peternak mandiri skala mikro, kecil, dan menengah yang paling rentan kena dampak lonjakan biaya pakan. âSPHP Jagung ini bertujuan membantu para peternak karena input produksi pakan mengalami kenaikan. Harapannya beban peternak bisa sedikit berkurang, terutama peternak skala mikro, kecil, dan menengah yang memang harus kita bantu,â jelasnya.
Secara nasional, pemerintah menargetkan salurkan 242 ribu ton SPHP Jagung ke peternak mandiri. Rinciannya: peternak mikro dapat alokasi setara kebutuhan tiga bulan, peternak kecil dua bulan, dan peternak menengah satu bulan.
*Kebutuhan Jateng 48 Ribu Ton*Â Â
Berdasarkan SK Kementan Nomor 3540/KPTS/HK.150/F/03/2026 yang divalidasi Bapanas, kebutuhan jagung peternak mandiri di Jateng mencapai 48.051 ton untuk 1.748 peternak. Terdiri dari peternak mikro 35.612 ton, peternak kecil 8.956 ton, dan peternak menengah 3.483 ton.
Pimpinan Wilayah Perum BULOG Jawa Tengah, Sri Muniati, menyatakan BULOG siap salurkan cadangan jagung pemerintah. âKami mendapatkan tugas untuk menyalurkan cadangan jagung pemerintah dengan pagu sebanyak 48.051 ton. Saat ini stok yang tersedia sekitar 13 ribu ton dan sebentar lagi juga akan ada panen, artinya BULOG siap untuk terus melakukan penyerapan jagung,â ujarnya.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Jateng, Sri Broto Rini, menyebut SPHP Jagung langsung terasa manfaatnya. Harga jagung rata-rata di Jateng kini sekitar Rp6.300 per kg, atau 8% di atas harga acuan pemerintah. âSementara jagung pakan SPHP disalurkan BULOG di kisaran Rp5.350 sampai Rp5.500 per kilogram, sehingga selisih harga ini sangat membantu peternak dalam menekan biaya produksi,â katanya.
Ia mengapresiasi kolaborasi Bapanas, BULOG, dan Pemprov Jateng. âKami mengapresiasi kolaborasi yang terus berjalan antara Bapanas, BULOG, dan pemerintah daerah untuk membantu para peternak di Jawa Tengah,â tambah Sri.
KPUS: Salurkan ke Anggota Rp5.350 per Kg
Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) Jawa Tengah, Suwardi, berterima kasih atas program ini. âKami mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas program ini. Ini membantu kami semua di keadaan kondisi hari ini,â ucapnya.
Menurut Suwardi, SPHP Jagung jadi bukti nyata kepedulian pemerintah ke peternak mandiri. âDengan adanya SPHP ini mengurangi beban biaya pakan kami. Kami juga sepakat menyalurkan jagung kepada anggota KPUS di Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan harga Rp5.350 per kilogram agar manfaatnya benar-benar dirasakan peternak,â jelasnya.
Penyaluran SPHP Jagung di Jateng melibatkan Perum BULOG Jateng, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan Jateng, Satgas Pangan Daerah Jateng, serta asosiasi dan koperasi peternak.
Pemerintah menilai stabilisasi jagung pakan penting untuk menjaga usaha peternak mandiri tetap jalan, sekaligus menjaga stabilitas harga telur dan daging ayam ras di tingkat konsumen.
- Kenaikan harga jagung
- provinsi Jawa Tengah
- Badan Pangan Nasional (Bapanas)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Menaker: Inspektorat Jenderal Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan.
-
Stok Melimpah: Kementan Gercep Serap Telur Peternak Magetan di Tengah Produksi Melimpah
-
Ringankan Beban Peternak Layer, Bapanas Pastikan Stok SPHP Jagung di Jatim Aman
-
Antisipasi Dampak El Nino, Kementan Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Irigasi dan Benih
-
Bapanas Kawal Kesepakatan Serap Telur Peternak Jatim, SPPG Gunakan Menu Telur Minimal 3 Kali Sepekan
-
Harga Beras SPHP Tetap: Cegah Spekulasi, Bapanas Batasi Pembelian Maksimal 25 Kg
-
Solok Punya Peran Strategis, Produksi Bawang 500 Ton Per Hari, Surplus 16 Juta Ton Beras
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.