Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPOM dan WHO Tandatangani Joint Work Plan 2026-2027, Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 08:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPOM dan WHO Tandatangani Joint Work Plan 2026-2027, Perkuat Sistem Kesehatan Nasional Doc: BPOM
Ket. Kepala BPOM Taruna Ikrar (BPOM) memperlihatkan Grant Agreement dan penyusunan Joint Work Plan (JWP) Biennium 2026–2027 bersama World Health Organization (WHO) Indonesia di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama World Health Organization (WHO) Indonesia menandatangani Grant Agreement dan penyusunan Joint Work Plan (JWP) Biennium 2026–2027 guna memperkuat kerja sama strategis dalam mendukung peningkatan sistem kesehatan nasional.

"Pada Biennium 2026–2027, nilai hibah yang disepakati mencapai USD 997.853 atau sekitar Rp17 miliar. Dukungan tersebut akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan 63 kegiatan lintas unit kerja di lingkungan BPOM, termasuk unit standardisasi, pengawasan, serta laboratorium," kata Kepala BPOM Taruna Ikrar di Jakarta, Selasa (12/5).

Dia menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan kemitraan antara BPOM dan WHO Indonesia yang telah berlangsung sejak tahun 2020. Memasuki tahun keempat implementasi hibah, kedua pihak terus mendorong sinergi program yang sejalan dengan prioritas pembangunan kesehatan nasional, mandat WHO, serta kebutuhan penguatan sistem pengawasan obat dan makanan di Indonesia.

Berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan mencakup capacity building, policy dialogue, expert support, dan technical assistance. Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi penguatan sistem kesehatan, peningkatan kesehatan populasi, pengendalian penyakit menular dan imunisasi, hingga kesiapsiagaan menghadapi kedaruratan kesehatan.

Taruna menilai, kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan BPOM.

“Kerja sama antara BPOM dan WHO Indonesia tidak hanya memberikan dukungan teknis, tetapi juga memperkuat harmonisasi kebijakan dengan standar dunia serta mendukung komitmen BPOM dalam memastikan pengawasan obat dan makanan yang efektif, sekaligus menjaga kapasitas BPOM sebagai WHO-Listed Authority untuk vaksin,” katanya.

Pada kesempatan terpisah, Perwakilan WHO Indonesia Phoubandith Soulivong menyampaikan apresiasi kepada BPOM atas kemitraan yang telah terjalin selama ini.

“Kerja sama BPOM dan WHO Indonesia merupakan salah satu kerja sama penting bagi kami, mengingat BPOM merupakan salah satu mitra strategis WHO Indonesia," katanya.

Pihaknya berharap kerja sama Biennium 2026–2027 ini tidak hanya semakin memperkuat kolaborasi yang telah terjalin, tetapi juga dapat mendukung upaya bersama dalam meningkatkan kesehatan masyarakat serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, BPOM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pengawasan obat dan makanan yang efektif, adaptif, dan berdaya saing.

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pengawasan obat dan makanan nasional guna mendukung perlindungan kesehatan masyarakat Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.