Para Pelaku UMKM Bangka Belitung Didorong untuk Lakukan Ekspor

Minggu, 10 Mei 2026, 11:07 WIB

PANGKALPINANG – Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah Bangka Belitung didorong untuk melakukan ekspor. Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan program "Go Ekspor", guna meningkatkan ekspor produk usaha mikro kecil menengah (UMKM).

"Kita intensifkan edukasi, bimbingan dan memfasilitasi untuk memastikan protokol pengkarantinaan dan kesehatan produk UMKM ini terpenuhi, sehingga tidak ada penolakan dari negara tujuan," kata Kepala BKHIT Provinsi Kepulauan Babel, Herwintarti di Pangkalpinang, Minggu.

Ket. Foto: ekspor umkm — Sumber: ist

Ia mengatakan program "Go Ekspor" ini merupakan layanan perkarantinaan berbasis digital melalui sistem Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology (Best Trust), guna mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait hilirisasi dan industrialisasi dalam meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri, serta pemerataan perekonomian masyarakat.

"Dengan adanya program ini tentunya mempermudah pelaku usaha khususnya UMKM untuk memperoleh sertifikasi ekspor berbagai komoditas unggulan seperti lada putih, kelapa sawit, ikan, cumi dan lainnya secara efektif dan efisien," katanya.

Ia menegaskan BKHIT tidak hanya berperan menjaga keamanan hayati dari ancaman berbagai penyakit hewan, tumbuhan dan ikan tetapi juga memastikan produk yang keluar dari Indonesia bernilai tambah tinggi dan memenuhi syarat yang dipersyaratkan oleh negara tujuan.

"Kita bersinergi dengan Kementerian Pertanian dan berkoordinasi dengan OJK, Bank Indonesia dalam meningkatkan ekspor untuk menekan inflasi di daerah ini," katanya.

Selain itu, BKHIT juga berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Babel untuk mendorong komoditas hewan, ikan dan tumbuhan dapat memberikan kontribusi bagi PDRB sehingga nilai ekspor daerah ini dapat meningkat.

"Berdasarkan data BPS sendiri, ekspor komoditas hewan, ikan dan tumbuhan Kepulauan Babel pada Maret tahun ini meningkat dua persen dibandingkan bulan sebelumnya," katanya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.