Menteri ESDM Sebut Diversifikasi Energi Penting saat Pasokan Global Tak Menentu
Minggu, 10 Mei 2026, 15:22 WIBJAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan pentingnya diversifikasi energi di tengah kondisi pasokan energi global yang dinilai semakin tidak menentu. Hal itu disampaikan Bahlil saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Konferensi Tingkat Tinggi Asean ke-48 di Cebu, Filipina, Jumat (8/5) lalu.
Menurut Bahlil, ketahanan energi nasional tidak bisa bergantung pada satu sumber energi saja. Karena itu, Indonesia terus memperkuat pemanfaatan berbagai sumber energi alternatif guna mengantisipasi potensi krisis energi global.
âKondisi energi global saat ini sedang tidak menentu. Kita harus lakukan diversifikasi energi, agar ketika satu sumber energi sulit didapat, kita masih punya sumber energi yang lain,â ujar Bahlil di sela pertemuan KTT Asean, dilansir dalam laman esdm.go.id, Sabtu (9/5).
Ia mengatakan, Indonesia memiliki keuntungan karena dianugerahi sumber energi alternatif yang melimpah di luar energi fosil. Potensi tersebut dinilai menjadi modal strategis dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Pemerintah saat ini terus mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan, termasuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 Gigawatt, peningkatan mandatori biodiesel menuju 50 persen, hingga perluasan penggunaan kendaraan listrik.
Dalam forum Asean tersebut, isu ketahanan energi kawasan menjadi salah satu perhatian utama di tengah dinamika geopolitik global dan ancaman gangguan pasokan energi dunia. Negara-negara ASEAN dinilai perlu memperkuat kerja sama dan mempercepat transisi menuju energi alternatif yang lebih berkelanjutan.
Presiden Prabowo Subianto dalam sesi pleno KTT Asean juga menekankan pentingnya langkah proaktif menghadapi potensi gangguan energi berkepanjangan. Menurut dia, diversifikasi energi dan pengembangan energi terbarukan menjadi kebutuhan mendesak bagi negara-negara Asean.
Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan ketahanan energi kawasan sekaligus mempercepat transisi menuju sistem energi yang lebih bersih, mandiri, dan berkelanjutan. ils/I-1
- Diversifikasi Energi
- Menteri ESDM
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Memasuki Hari Kelima, Banjir Belum Surut di Karawang
-
Emas Tunggal Putra SEA Games 2025 Diraih Alwi Farhan
-
Menkeu Purbaya Tegaskan Peran Bea Cukai Jaga Pasar Domestik dari Barang Selundupan
-
Tok! Pemerintah Tetapkan Alokasi Biodiesel Tahun 2026 Sebesar 15,65 Juta KL
-
Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tidak Naik
-
Pesisir Jakarta Siaga Rob Awal Desember, BPBD Ingatkan Warga Waspada Pasang Tinggi
-
Pertamina Umumkan Pembaruan Harga BBM Non Subsidi Pertamax Naik Jadi Rp12.300/Liter, Berapa Harga Pertalite?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.