DPR Minta Kementerian PU Diminta Percepat Perbaikan Jalan Lintas Sumatra

Minggu, 10 Mei 2026, 17:18 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, mendorong pemerintah segera melakukan evaluasi komprehensif terhadap kualitas Jalan Lintas Sumatra. Pernyataan tegas ini, merespons kasus kecelakaan maut bus ALS dan truk tangki BBM di Sumsel, Rabu (6/5) lalu.

Zigo meminta, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat perbaikan di titik-titik rawan kecelakaan di jalur lintas Sumatra. Mengingat, Jalan Lintas Sumatra merupakan jalur vital perekonomian di Pulau Sumatra.

Ket. Foto: — Sumber: BPBD Muratara

"Kerusakan sekecil apapun tidak boleh dibiarkan karena dapat mengancam keselamatan jiwa para pengendara. Kementerian Pekerjaan Umum untuk melakukan percepatan perbaikan jalan di titik-titik rawan," kata Zigo dalam keterangan persnya, di Jakarta, Minggu (10/5).

Selain infrastruktur jalan, ia juga menyoroti, masalah muatan tidak standar keselamatan dalam bus penumpang. Temuan adanya tabung gas, sepeda motor, dan mesin di dalam bus menjadi perhatian serius.

"Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan pengawasan terhadap kendaraan umum. Serta, penegakan sanksi tegas bagi operator yang melanggar ketentuan keselamatan transportasi," ucap Zigo.

Dalam penanganan kecelakaan, menurut Zigo, tidak boleh berhenti pada pendataan korban semata. Peristiwa tragis ini, harus menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi ulang tata kelola transportasi publik secara keseluruhan.

"Pemeliharaan infrastruktur nasional juga perlu ditinjau ulang agar lebih responsif dan efektif dalam mencegah insiden serupa di masa mendatang. Fungsi kontrol harus berjalan, ini menunjukkan pengawasan di titik keberangkatan masih lemah," ujar Zigo.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut terjadi antara Bus ALS dengan truk tangki BBM di Sumsel. Insiden ini menewaskan belasan orang. Kecelakaan terjadi kemarin Rabu lalu sekitar pukul 12.00 WIB.

Bus ALS terbakar hebat di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Simpang Danau, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Sumsel. Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aiptu Iin Shodikin membeberkan, kronologi mengenaskan tersebut.

"Awalnya bus ALS yang berisi diduga belasan orang melaju dari arah Lubuklinggau menuju ke Jambi. Dari arah yang berlawanan, terdapat mobil tangki BBM yang berisi dua orang," kata Shodikin dalam keterangan persnya, Rabu.

Setibanya di TKP, ia mengungkapkan, diduga bus ALS masuk ke jalur yang berlawanann sehingga menabrak mobil tangki BBM tersebut.

Aiptu Iin menyebut 16 orang tewas akibat insiden ini. Pengemudi dan penumpang mobil tangki BBM tewas terbakar di dalam mobil tersebut.

"Pengemudi bus ALS meninggal dunia, untuk penumpang bus masih kita data total korban yang meninggal dunia. Masih dicari database penumpang," ucap Shodikin.

Total 16 jenazah yang terlibat dalam kecelakaan itu, kata Shodikin, telah dievakuasi ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau.

"Ada 16 jenazah, yakni 14 di bus ALS dan 2 di truk tangki minyak, korban meninggal terbakar semua," ujar Shodikin. "Yang selamat ada empat orang, di mana tiga orang mengalami luka bakar parah. dan satu orang mengalami luka ringan," imbuh Shodikin. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.