Sampah Banten Akan Diproses Jadi Uap untuk Industri

Kamis, 07 Mei 2026, 07:05 WIB

SERANG – Keberadaan sampah di mana-mana menjadi masalh pelik. Maka, berbagai cara disiapkan untuk mengatasinya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, misalnya, tengah mengkaji tawaran investasi pengolahan sampah berbasis teknologi dari PT Solusindo Sampah Energi (SSE), yang diklaim mampu mengubah 100 persen limbah menjadi energi uap (steam) untuk kebutuhan industri.

Direktur PT SSE, Mahadir, di Serang, Rabu, mengatakan bahwa teknologi yang ditawarkan pihaknya mampu mengolah sampah tanpa perlu pemilahan awal dan hampir tidak menyisakan residu.

Ket. Foto: mengolah sampah — Sumber: ist

"Selama ini teknologi pengolahan sampah di Indonesia rata-rata hanya mampu mengolah sekitar 40 persen, sementara sisanya menjadi masalah baru. Kami menawarkan solusi tanpa pemilahan yang teknologinya merupakan pengembangan dari Jepang dan sudah digunakan di Singapura, Dubai, serta India," ujar Mahadir.

Ia menjelaskan, Banten ditargetkan menjadi lokasi proyek percontohan pertama di Indonesia pada tahun 2026. Melalui teknologi tersebut, setiap 1.000 ton sampah dapat diolah menjadi sekitar 2.400 hingga 2.500 ton steam yang siap dimanfaatkan oleh sektor industri.

Proyek ini, lanjut Mahadir, ditawarkan sebagai investasi murni swasta tanpa menggunakan anggaran pemerintah. Nilai investasi nya diperkirakan mencapai Rp4 triliun untuk kapasitas pengolahan 3.000 hingga 4.000 ton sampah per hari. Pihak perusahaan juga akan mengelola sistem logistik secara terintegrasi guna menjaga stabilitas pasokan bahan baku.

Menanggapi tawaran tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Banten, Wawan Gunawan, menilai pengolahan sampah menjadi steam sangat relevan untuk memenuhi kebutuhan kawasan industri di Cilegon yang selama ini masih bergantung pada turbin batu bara.

"Kebutuhan steam di kawasan industri Cilegon diperkirakan mencapai 600 ton per hari. Ini langkah yang baik terutama untuk menekan emisi karbon dan gas rumah kaca," kata Wawan.

Meski demikian, Wawan mengakui bahwa tantangan utamanya terletak pada ketersediaan bahan baku sampah. Pasalnya, sebagian timbulan sampah di Cilegon telah dialokasikan untuk program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dicanangkan di beberapa wilayah Banten.

"Solusi yang paling memungkinkan adalah mengambil pasokan sampah dari daerah lain seperti Lebak dan Pandeglang melalui pendekatan lebih lanjut bersama investor," jelasnya.

Wawan menambahkan, hingga saat ini belum ada keputusan final dari Pemprov Banten. Namun, pimpinan daerah telah merespons baik usulan investasi tersebut, sembari mematangkan skema pengangkutan sampah dan operasional nya di masa depan.

  • tempat pembuangan sampah

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.