Ramaikan FIFA World Cup 2026 di Indonesia, Lay’s Hadirkan Kemasan Khusus dan Kartu Panini
Kamis, 07 Mei 2026, 17:53 WIBJAKARTA â Euforia menyambut gelaran FIFA World Cup 2026 mulai terasa di Indonesia. Momentum pesta sepak bola terbesar dunia itu dimanfaatkan oleh Layâs dengan menghadirkan berbagai program spesial bagi para penggemar sepak bola di Tanah Air, mulai dari kemasan edisi khusus bertema Piala Dunia, kartu koleksi resmi Panini edisi terbatas, hingga rangkaian aktivitas interaktif dan nonton bareng.
Langkah ini menyusul pengumuman resmi bahwa Layâs secara global menjadi Official Sponsor FIFA World Cup 2026. Melalui kolaborasi tersebut, merek keripik kentang milik PepsiCo itu berupaya memperluas keterlibatannya dalam merayakan demam sepak bola dunia bersama para penggemar, termasuk di Indonesia.
Di pasar domestik, Layâs meluncurkan FIFA World Cup Edition yang hadir dalam kemasan spesial menampilkan ikon sepak bola dunia seperti Lionel Messi dan David Beckham.
Peluncuran kemasan edisi terbatas ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan pengalaman menonton sepak bola yang lebih dekat dengan konsumen, khususnya melalui sensasi khas âKressNyessâ yang menjadi identitas produk tersebut.
Senior Marketing Manager PepsiCo Indonesia, Hanussa Hamzah, mengatakan sepak bola memiliki kekuatan besar dalam menyatukan banyak orang lintas latar belakang. Menurut dia, kolaborasi dengan FIFA bukan sekadar bentuk sponsorship, melainkan upaya menghadirkan pengalaman menonton pertandingan yang lebih berkesan.
âMelalui partnership Layâs dengan FIFA World Cup 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman menonton yang lebih seru dan berkesan. Layâs hadir bukan hanya sebagai pelengkap saat nonton bareng, tetapi menjadi bagian dari momen itu sendiri,â ujar Hanussa dalam peluncuran Lays FIFA World Cup Edition program di Jakarta, pada hari Kamis (7/5).
Ia menjelaskan, tekstur khas Layâs yang dikenal lewat sensasi âKressNyessâ renyah saat digigit dan lembut saat dinikmatiâdiharapkan mampu memperkuat atmosfer pertandingan, mulai dari detik-detik menegangkan hingga momen selebrasi.
Hanussa menambahkan, saat ini Layâs hadir di Indonesia dengan sejumlah varian rasa yang disesuaikan dengan preferensi lokal, di antaranya rasa rumput laut, rumput laut pedas, dan daging sapi bakar. Tak hanya mengandalkan kemasan edisi khusus, Layâs juga menghadirkan program koleksi kartu resmi Panini edisi FIFA World Cup 2026.
Melalui program ini, konsumen berkesempatan memperoleh kartu koleksi resmi dengan pembelian produk makanan ringan PepsiCo seperti Layâs, Cheetos, dan Doritos senilai Rp50 ribu di jaringan ritel Alfamart, Alfagift, Lawson, Alfamidi, dan Midi Kriing.
Program ini dihadirkan untuk menghidupkan kembali tradisi mengoleksi atribut sepak bola yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap gelaran Piala Dunia. Bagi banyak penggemar, berburu kartu pemain bukan sekadar aktivitas koleksi, tetapi juga bagian dari nostalgia dan kebanggaan tersendiri.
General Manager Alfamart, Said Yusni, menyatakan kolaborasi ini diharapkan mampu menyemarakkan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap Piala Dunia. PIhaknya senang dapat bekerja sama dengan Layâs untuk menghadirkan pengalaman spesial bagi para penggemar bola.
âKami senang dapat bekerja sama dengan Layâs untuk menghadirkan pengalaman spesial bagi para penggemar bola di seluruh Indonesia. Melalui jaringan toko kami, masyarakat bisa ikut merasakan kemeriahan Piala Dunia lebih dekat,â katanya.
Indonesia sendiri merupakan salah satu negara dengan basis penggemar sepak bola terbesar di Asia Tenggara. Tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga ini menjadikan budaya nonton bareng atau nobar sebagai tradisi yang terus hidup, baik di rumah, warung kopi, maupun ruang publik lainnya.
Melihat kondisi tersebut, Layâs menyiapkan sejumlah aktivasi pendukung, termasuk agenda World Cup Watch Party Experience yang akan menghadirkan atmosfer pertandingan secara lebih imersif bagi para penggemar. Kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman menonton yang lebih interaktif melalui berbagai hiburan, diskusi pertandingan, serta kebersamaan yang ditemani camilan selama pertandingan berlangsung.
Pengamat sepak bola senior Justinus Lhaksana atau yang akrab disapa Coach Justin menilai budaya menonton sepak bola di Indonesia memiliki kekuatan sosial yang unik. Menurut dia, pertandingan sepak bola di Indonesia tak hanya soal hasil akhir di lapangan, melainkan juga tentang momen kebersamaan yang tercipta di sekitarnya.
âYang membuat nonton bola di Indonesia spesial bukan hanya pertandingannya, tetapi interaksi sosial yang terbangun. Ada obrolan, prediksi, perdebatan kecil, sampai selebrasi bersama. Kehadiran camilan seperti Layâs sudah menjadi bagian dari pengalaman itu,â ujarnya.
Bagi Layâs, kolaborasi dengan FIFA menjadi momentum untuk memperkuat posisinya bukan hanya sebagai produk makanan ringan, tetapi juga sebagai bagian dari budaya menonton sepak bola yang lekat dengan kebersamaan.
Melalui kemasan spesial, kartu koleksi eksklusif, dan berbagai aktivitas pendukung, Layâs berupaya menghadirkan pengalaman yang lebih personal bagi para penggemar sepak bola Indonesia dalam menyambut pesta sepak bola dunia 2026.
Seiring semakin dekatnya pelaksanaan FIFA World Cup 2026, persaingan di lapangan mungkin belum dimulai. Namun bagi para penggemar di Tanah Air, euforia untuk merayakannya tampaknya sudah lebih dulu bergulir lengkap dengan sensasi renyah di setiap gigitan.
- David Beckham
- Lays
- Sepak bola Indonesia
- Nobar
- Alfamart
- FIFA World Cup 2026
- Lionel Messi
- coach justin
- Panini
- PepsiCo Indonesia
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Lestari Moerdijat: Kesehatan Perempuan Jadi Penentu Kualitas Generasi dan Kekuatan Bangsa
-
IPA Portable Semanan Resmi Beroperasi, Ratusan Pelanggan Baru PAM JAYA Kini Terlayani
-
Sederhanakan Izin Usaha, Kemendag Hapus Klasifikasi Khusus E-Commerce Mulai 2026
-
Daftar Sementara Skuad Argentina: Messi Dipanggil, Dybala Dicoret
-
Nestle Indonesia Perluas Jaringan Nestlé Waste Station ke Alfamart untuk Perkuat Ekonomi Sirkular
-
Grup band 5 Seconds of Summer Bakal Konser di Jakarta
-
CFD Jakarta Dikritik Coach Justin. Ari Lasso Berkomentar: "Turu Omahku Ae"
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.