Pramono: Bukan Cuma Jakmania! Saya Juga Kecewa Laga Persija vs Persib Gagal di Jakarta

Kamis, 07 Mei 2026, 17:11 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kecewa karena pertandingan Persija melawan Persib batal diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (10/5) lantaran ada kegiatan salah satu organisasi kemasyarakatan di Istora Senayan.

"Saya sudah menyampaikan kalau kecewa, pasti kecewa. Saya pribadi kecewa karena saya berharap bahwa pertandingan bisa diadakan di Jakarta," kata dia di Jakarta, Kamis (7/5).

Namun, dia memilih tak berpolemik karena sudah mendengarkan pernyataan resmi dari pihak-pihak yang berwenang.

"Saya tidak mau berpolemik terhadap hal itu karena saya tahu dan alasan yang disampaikan oleh pihak-pihak yang berkompetensi untuk penyelenggaraan ini saya sudah mendengarkan secara langsung," kata Pramono.

Sementara itu, I.League menginstruksikan Persija Jakarta untuk menjamu Persib Bandung dalam laga kandang untuk pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengatakan faktor keamanan menjadi alasan utama pengambilan keputusan tersebut.

Selain alasan keamanan, kepadatan agenda di Jakarta sepanjang Mei turut mempengaruhi pertimbangan pemindahan laga Persija vs Persib.

Menurut dia, pemindahan lokasi tanding Persija vs Persib ke Stadion Segiri sebagai jalar keluar yang terbaik agar pertandingan tersebut tetap dimainkan di tanggal sesuai jadwal.

Gangguan Keamanan

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Kamis (7/5). — Sumber: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa

Sebelumnya diberitakan, Macan Kemayoran kembali gagal menggelar laga kandang melawan Persib Bandung di Jakarta, setelah keputusan pemindahan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur. Ketua panitia pelaksana pertandingan Persija Jakarta Ferry Indrasjarief mengaku sangat kecewa.

"Kecewa sekali, padahal kita sudah berupaya bekerja sama dengan Jakmania, berupaya untuk menunjukkan bahwa perilaku suporter kita sudah bagus. Boleh dibilang selama musim ini kita tidak ada kejadian apa pun yang berarti sehingga membuat PSSI ataupun liga khawatir dengan kondisi ini," kata pria yang akrab disapa Bung Ferry itu ketika ditemui awak media termasuk di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (6/5). 

Laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 itu tidak bisa digelar di Jakarta setelah pihak kepolisian tidak mengeluarkan izin keramaian, sehingga operator liga I.League memutuskan memindahkan pertandingan ke Segiri dengan waktu sesuai jadwal yakni Minggu (10/5) pukul 15.30 WIB.

Ferry mengaku pihaknya mendapat keterangan dari pihak kepolisian bahwa terdapat kekhawatiran gangguan keamanan pasca perayaan Hari Buruh 1 Mei.

"Tadi sudah dibilang ya bahwa setelah May Day ada indikasi akan ada lagi, kemungkinan mereka khawatir seperti itu," katanya. Ant


Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.