Disdikbud Papua Pegunungan Lakukan Sinkronisasi Data Guru dan Murid Tahun 2026
Kamis, 07 Mei 2026, 01:10 WIBWAMENA -Â Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat tengah mempercepat sinkronisasi data guru dan murid di seluruh wilayahnya sebagai fondasi utama pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Papua Pegunungan, Simon Sembor, mengungkapkan perlunya pendataan ulang secara menyeluruh karena keraguan terhadap validitas data lama yang tersedia. Langkah ini dinilai krusial untuk memetakan kebutuhan tenaga pengajar secara tepat sasaran, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK, guna memastikan mutu pendidikan bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), dapat meningkat secara signifikan di provinsi baru tersebut pada Rabu (6/5).
âData yang ada ini kami masih meragukan, sehingga harus ada pendataan ulang yang diinisiasi oleh Disdikbud Papua Pegunungan supaya ada sinkronisasi data guru dan siswa antara kabupaten dan provinsi,â katanya.
Menurut dia, pendataan guru dan murid di seluruh wilayah Papua Pegunungan harus dilakukan secara baik dengan metode sinkronisasi antara data lapangan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di kabupaten dan provinsi.
âDengan adanya data murid dan murid yang baik, maka kami dapat melihat kebutuhan tenaga guru ke depannya seperti apa. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Papua Pegunungan,â ujarnya.
Dia menjelaskan dengan adanya data guru dan murid yang valid maka membantu percepatan pembangunan SDM di Papua Pegunungan.
âKami harus tahu kekuatan guru di kabupaten berapa dan kabupaten mana yang masih memerlukan tenaga guru, satuan pendidikan apa SD, SMP atau SMA/SMK. Maka perlu adanya pendataan yang baik dengan metode sinkronisasi,â katanya.
Dia berharap pendataan guru dan murid dapat rampung dalam tahun ini, sehingga membantu mempercepat pendataan pendudukan secara menyeluruh di Papua Pegunungan.
âBapak Gubernur sudah memberikan target waktu untuk pendataan pendudukan di Papua Pegunungan harus selesai tanggal 8 Agustus 2026, maka kami juga berupaya semaksimal mungkin untuk pendataan guru dan siswa selesai sesuai target tersebut,â ujarnya.
Selain data guru dan murid secara umum, pihaknya juga mendata secara pasti guru dan murid Orang Asli Papua (OAP) yang ada di wilayah Papua Pegunungan mulai tingkat PAUD, TK-SD, SMP dan SMA/SMK.
Sejauh ini Kabupaten Tolikara dan Pegunungan Bintang yang telah menyetor data valid guru dan murid di daerah mereka ke Disdikbud Papua Pegunungan.
- papua pegunungan
- simon sembor
- disdikbud papua pegunungan
- data guru papua
- sdm papua
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Pola Makan Vegetarian Aman dan Dukung Tumbuh Kembang Bayi secara Optimal
-
Pemerintah Resmi Melarang Anak di Bawah 16 Tahun Mengakses Platform Digital
-
Menaker Pastikan Ojol Dapat THR
-
Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Maret 2026
-
Cuaca Jakarta Hari Ini, BMKG Prakirakan Bakal Diguyur Hujan Sepanjang Hari
-
Pencanangan verifikasi lapangan Penerima Bantuan Iuran JKN
-
Malut Komit Sokong Program Pemerintah Pusat, Termasuk Sekolah Rakyat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.