IHSG Hari Ini Bangkit! Koreksi Harga Minyak Jadi Bahan Bakar Reli Bursa Asia
Rabu, 06 Mei 2026, 17:45 WIBJAKARTA â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sejalan dengan bursa Asia. Hal itu mencerminkan respons pasar terhadap meredanya tekanan eksternal, terutama dari koreksi harga minyak global.
Penurunan harga energi memberi sentimen positif bagi negara net importir seperti Indonesia karena berpotensi menekan biaya produksi dan meredakan tekanan inflasi, sehingga meningkatkan ekspektasi terhadap stabilitas makroekonomi.
Selain itu, pelemahan harga minyak turut mengurangi kekhawatiran terhadap pengetatan kebijakan moneter global yang lebih agresif, sehingga aliran modal ke pasar berkembang menjadi lebih atraktif.
Sentimen regional yang menguat juga memperkuat risk appetite investor, mendorong aksi beli di sektor-sektor sensitif terhadap biaya energi seperti manufaktur dan transportasi.
Dengan demikian, penguatan IHSG tidak hanya bersifat teknikal mengikuti tren Asia, tetapi juga didukung oleh perbaikan persepsi risiko global.
Namun, keberlanjutan tren ini tetap bergantung pada stabilitas harga komoditas dan arah kebijakan moneter global ke depan.
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (6/5) sore ditutup menguat 35,36 poin atau 0,50 persen ke posisi 7.092,47 mengikuti penguatan bursa kawasan Asia seiring koreksi harga minyak mentah imbas meredanya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,18 poin atau 0,17 persen ke posisi 682,76.
âIHSG dan Bursa regional Asia bergerak menguat yang didukung oleh meredanya tensi konflik dan ketegangan di Timur Tengah,â ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta.
Dari mancanegara, sentimen positif berasal dari koreksi harga minyak mentah di tingkat global, yang mana minyak jenis WTI turun 8,86 persen ke level 93,21 dolar AS per barel, sedangkan minyak jenis Brent turun 7,75 persen ke level 101,36 dolar AS per barel pada perdagangan hari ini pukul 17.00 WIB.
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS akan menghentikan sementara upayanya untuk membantu kapal-kapal yang terdampar keluar dari Selat Hormuz untuk memungkinkan pembicaraan ulang dengan Iran.
Pelaku pasar menilai ada sebuah sinyal dari Trump tentang kemajuan menuju potensi kesepakatan dengan Iran, serta jeda sementara dalam operasi maritim yang dipimpin oleh AS di Selat Hormuz dalam upaya mendukung diplomasi.
Selanjutnya, Trump mengatakan berencana untuk membahas situasi Iran dengan Presiden China Xi Jinping selama pertemuan puncak pada 14-15 Mei 2026 mendatang, sebagai upaya untuk membantu meredakan risiko geopolitik yang lebih luas.
Dari dalam negeri, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan strategi untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, diantaranya mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pengetatan pembelian valuta asing (valas).
Adapun, nilai tukar rupiah menguat 37 poin atau 0,21 persen menjadi Rp17.387 per dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu (06/05), dari penutupan sebelumnya di level Rp17.424 per dolar AS.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin transportasi & logistik yang naik sebesar 2,02 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer yang naik masing-masing sebesar 1,67 persen dan 1,28 persen.
Sedangkan tiga sektor melemah yaitu sektor keuangan turun paling dalam sebesar 0,90 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor energi yang turun masing-masing sebesar 0,65 persen dan 0,31 persen
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DEFI, RICY, PYFA, ABDA dan HALO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni YPAS, BOBA, PIPA, ASLI dan CASA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.479.250 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 37,07 miliar lembar saham senilai Rp17,71 triliun. Sebanyak 341 saham naik, 290 saham menurun, dan 186 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 228,20 poin atau 0,38 persen ke 59.513,12, indeks Shanghai menguat 48,01 atau 1,17 persen ke 4.160,17, indeks Hang Seng menguat 315,17 poin atau 1,22 persen ke posisi 26.213,78, dan indeks Straits Times menguat 6,77 poin atau 0,14 persen ke posisi 4.927,38.
- Ihsg hari ini
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rahasia Efisiensi Armada: Bagaimana MPMRent Pertahankan Tingkat Utilisasi di Tengah Dinamika Pasar
-
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
-
Jurnalis Amerika Shelly Kittleson Diculik Kelompok Bersenjata di Tengah KeramaianIrak
-
Mangrove Desa Sugian Jadi Perhatian, Warga Lombok Timur Diminta Ikut Menjaga
-
Pemkab Bogor Siapkan 7.500 Porsi Makanan untuk Open House Lebaran Bareng Warga
-
Kendaraan dari Barat Masuk Gerbang Kalikangkung Semarang Relatif Padat
-
Dishub Papua Ingatkan Peserta Mudik Kapal Laut Gratis Tertib di Atas Kapal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.