DPRD DKI Minta Tanggul NCICD Ancol Dilengkapi Taman dan Akses Publik

Rabu, 06 Mei 2026, 17:35 WIB

JAKARTA - DPRD DKI Jakarta mendorong kawasan tanggul pengaman pantai dalam proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Segmen Ancol Paket 2 di Jakarta Utara dikembangkan menjadi ruang publik yang estetis sekaligus destinasi wisata baru bagi masyarakat. Konsep pembangunan yang menggabungkan fungsi perlindungan pesisir dengan fasilitas publik dinilai dapat memberikan manfaat lebih luas bagi warga.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike mengatakan pembangunan tanggul tersebut menunjukkan progres signifikan. Berdasarkan hasil peninjauan langsung ke lokasi proyek di kawasan Ancol pada Selasa (5/5), pembangunan salah satu titik tanggul sepanjang kurang lebih dua kilometer hampir selesai dikerjakan.

Ket. Foto: DPRD DKI Jakarta mendorong kawasan tanggul pengaman pantai dalam proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Segmen Ancol Paket 2 di Jakarta Utara dikembangkan menjadi ruang publik yang estetis sekaligus destinasi wisata baru bagi masyarakat. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Menurut Yuke, proyek tersebut tidak hanya harus berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir rob, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang interaksi masyarakat. Terlebih, ruang terbuka publik di Jakarta masih dinilai terbatas dan membutuhkan pengembangan baru yang lebih menarik.

Ia mengungkapkan adanya arahan dari Gubernur DKI Jakarta agar kawasan tanggul tersebut dilengkapi dengan taman. Langkah itu dinilai dapat menambah nilai estetika sekaligus membuat kawasan lebih ramah bagi masyarakat.

"Karena memungkinkan lahannya ini bisa dibuat. Ada tamannya," ujar Yuke usai meninjau lokasi proyek.

Komisi D DPRD DKI juga menyoroti pentingnya aksesibilitas bagi masyarakat umum. Menurut Yuke, fasilitas seperti jogging track maupun area rekreasi nantinya tidak boleh hanya dinikmati warga perumahan di sekitar kawasan tersebut.

Karena itu, DPRD meminta pemerintah menyiapkan akses jalan yang memadai serta dukungan transportasi umum menuju lokasi. Dengan begitu, seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati fasilitas yang dibangun di kawasan tanggul tersebut.

Konsep integrasi antara infrastruktur pengendali banjir dengan ruang publik dinilai menjadi langkah progresif dalam pembangunan kota. Selain melindungi wilayah pesisir dari ancaman banjir rob, kawasan tersebut juga berpotensi menjadi ikon wisata baru di Jakarta Utara.

Yuke berharap konsep serupa juga diterapkan di titik tanggul lainnya di wilayah pesisir Jakarta. Menurut dia, pembangunan infrastruktur harus tetap memperhatikan aspek estetika, manfaat sosial, dan kebutuhan masyarakat luas.

"Kita juga minta di lokasi-lokasi tertentu bisa dimanfaatkan seperti ini juga," tukas Yuke.

Keberadaan proyek NCICD selama ini menjadi salah satu program strategis Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi ancaman banjir rob di wilayah utara. Dengan pengembangan yang lebih inklusif, proyek tersebut diharapkan tidak hanya menjadi benteng perlindungan pesisir, tetapi juga ruang baru bagi aktivitas warga.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.