Dompet Dhuafa dan Pemprov Sumbar Luncurkan MUFAKAT: Pembiayaan Syariah 0% untuk UMKM

Selasa, 05 Mei 2026, 21:55 WIB

JAKARTA - Dompet Dhuafa bersama Pemerintah Provinsi Sumatra Barat memperkuat kolaborasi dalam upaya pengentasan kemiskinan sekaligus pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama yang berlangsung di Padang, Selasa (5/5).

Kesepakatan itu diteken langsung oleh Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika Ahmad Juwaini dan Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah. Penandatanganan turut disaksikan perwakilan Pemerintah Kota Padang, Universitas Andalas, serta sejumlah pengurus Baitul Maal wat Tamwil (BMT) yang menjadi mitra program pemberdayaan ekonomi.

Ket. Foto: Dompet Dhuafa bersama Pemerintah Provinsi Sumatra Barat memperkuat kolaborasi dalam upaya pengentasan kemiskinan sekaligus pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama yang berlangsung di Padang, Selasa (5/5). — Sumber: Istimewa

Kolaborasi tersebut difokuskan pada penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program MUFAKAT atau Modal Usaha Bermanfaat untuk Masyarakat. Program ini menawarkan skema pembiayaan mikro berbasis syariah tanpa bunga bagi masyarakat, khususnya penyintas bencana.

Ahmad Juwaini mengatakan kerja sama tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat bagi masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi ekonomi pascabencana banjir dan galodo di Sumatra Barat.

"Kerja sama ini untuk menguatkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui skema pembiayaan mikro berbasis syariah tanpa bunga. Mudah-mudahan dengan kerja sama ini semakin banyak yang bisa dilakukan dan semakin banyak yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Ahmad.

Ia mengungkapkan Dompet Dhuafa sebelumnya telah menyalurkan hampir Rp6 miliar untuk penanganan bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat. Bantuan tersebut mencakup program tanggap darurat, pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga pembangunan hunian sementara.

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi kontribusi Dompet Dhuafa yang selama ini aktif membantu masyarakat di daerahnya. Menurut dia, kolaborasi tersebut penting di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan warga terdampak bencana.

"Kerja sama ini dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak banjir longsor kemarin. Ini menjadi penting sebagai dukungan kita semua bagi masyarakat terdampak bencana untuk bangkit kembali," kata Mahyeldi.

Selain penandatanganan kerja sama dengan Pemprov Sumbar dan Pemkot Padang, Dompet Dhuafa juga menjalin kemitraan dengan Universitas Andalas melalui Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya (YWIB). Kerja sama itu juga melibatkan sejumlah BMT sebagai mitra pelaksana program MUFAKAT.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Juwaini turut menyerahkan buku foto bertajuk BINGKAS kepada Gubernur Mahyeldi. Buku tersebut berisi dokumentasi visual karya jurnalis internal Dompet Dhuafa mengenai respons bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Mahyeldi tampak meninjau langsung pameran foto yang digelar di selasar Istana Gubernur. Ia menyebut dokumentasi tersebut menjadi bukti nyata keterlibatan Dompet Dhuafa dalam membantu masyarakat terdampak bencana hingga tahap pemulihan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat kebangkitan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses pembiayaan usaha bagi kelompok rentan di Sumatra Barat.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.