Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggaran Rp19,8 Miliar Cair, Wajah Pasar Surabaya Bakal Disulap Jadi Modern dan Berdaya Saing

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Anggaran Rp19,8 Miliar Cair, Wajah Pasar Surabaya Bakal Disulap Jadi Modern dan Berdaya Saing Doc: ANTARA/Indra Setiawan
Ket. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Arif Fathoni.

SURABAYA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya memberikan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota Surabaya dalam mempercepat program revitalisasi pasar tradisional agar tampil lebih modern dan kompetitif.

"Kami menilai, langkah ini harus diikuti dengan transformasi manajemen dan pola pikir pengelola maupun pedagang," kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Arif Fathoni di Surabaya, Senin.

Ia mengatakan, program revitalisasi pasar di Kota Surabaya tidak hanya dipandang sebagai proyek fisik semata, tetapi momentum strategis untuk mengubah wajah pasar rakyat agar lebih modern, bersih dan berdaya saing.

Arif menyebut, komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam membenahi pasar patut diapresiasi terutama alokasi anggaran revitalisasi sekitar Rp19,8 miliar pada tahun ini melalui pengajuan mendahului perubahan anggaran keuangan (MPAK).

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap penguatan ekonomi kerakyatan, sekaligus menjawab stigma lama pasar tradisional yang identik dengan kumuh dan kurang tertata.

“Selama ini, kesan pasar tradisional itu kumuh, tidak bersih. Nah, revitalisasi ini harus menjadi momentum untuk mengubah itu semua,” ujarnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan revitalisasi tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik.

Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya sebagai pengelola, katanya, harus menjadikan program ini sebagai langkah awal melakukan peremajaan total pengelolaan pasar.

Fathoni menilai, selama ini pengelolaan pasar tradisional masih belum optimal dalam memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk untuk mendukung pemasaran pedagang.

“Kami berharap PD Pasar menangkap ini sebagai peluang untuk meremajakan manajemen pengelolaan pasar. Tidak bisa lagi berjalan autopilot,” katanya.

Ia mencontohkan fenomena di sejumlah pasar besar seperti Pasar Tanah Abang yang mulai beradaptasi dengan tren digital melalui penjualan langsung berbasis digital di media sosial.

Menurutnya, pendekatan serupa perlu mulai diterapkan di Surabaya.

“Pedagang sekarang harus adaptif. Bisa memanfaatkan TikTok, 'live streaming' (siaran langsung via internet) atau platform lain. Ini bagian dari menghidupkan kembali denyut ekonomi pasar,” ujarnya.

Ia mendorong PD Pasar Surya menggandeng pembuat konten guna memperkuat promosi pasar tradisional sekaligus mengubah persepsi publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Apakah Kerajaan Sriwijaya Memang Benar-benar Pernah Ada?

4 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Apakah Kerajaan Sriwijaya M...
Ekonomi
Temuan Gas 2 TCF Tangkulo B...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.