Kapal Super Tanker Iran Berhasil Mencapai Selat Lombok setelah Menghindari Blokade Angkatan Laut AS

Senin, 04 Mei 2026, 12:06 WIB

DELAWARE - Sebuah kapal tanker minyak mentah berukuran sangat besar (VLCC) Iran kedua telah memasuki Selat Lombok, dan sedang menuju Kepulauan Riau, setelah dilaporkan lolos dari pencegatan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat, menurut perusahaan pemantau maritim TankerTrackers.com.

Dari Middle East Eye, dalam pernyataan yang diunggah di platform media sosial X, perusahaan pelacak tersebut mengatakan bahwa kapal yang diidentifikasi sebagai DERYA, saat ini sedang berlayar melalui perairan Indonesia dalam perjalanan menuju titik pertemuan di Kepulauan Riau. Kapal tanker tersebut sebelumnya telah mencoba mengirimkan 1,88 juta barel minyak mentah Iran ke India pada pertengahan April, sebuah pelayaran yang tidak berhasil.

Ket. Foto: Sekitar 25 kapal tanker minyak Iran yang berangkat membawa minyak mentah pada bulan April, tujuh diblokade oleh angkatan laut AS dan dua disita. Kapal-kapal yang tersisa dilaporkan telah mencapai tujuan. — Sumber: Istimewa

TankerTrackers.com melaporkan bahwa setelah upaya pengiriman yang gagal, DERYA melanjutkan perjalanan ke selatan sementara kapal tanker lain yang terkait dengan Iran yang beroperasi di wilayah tersebut dialihkan kembali ke Iran oleh  angkatan laut AS. Perusahaan tersebut mencatat bahwa beberapa kapal sejenis telah diputar balik selama periode yang sama.

Perkembangan ini menyusul laporan serupa sehari sebelumnya mengenai kapal tanker super Iran lainnya, HUGE, yang dilaporkan membawa sekitar 1,9 juta barel minyak. Kapal itu juga terlacak melintasi Selat Lombok menuju wilayah Riau setelah diduga menghindari patroli AS.

Menurut kelompok pemantau, sekitar 25 kapal tanker minyak berangkat dari Iran membawa minyak mentah pada bulan April. Dari jumlah tersebut, tujuh dikembalikan ke pelabuhan Iran oleh unit angkatan laut AS dan dua disita. Kapal-kapal yang tersisa dilaporkan telah mencapai tujuan yang dimaksud atau tiba di titik pertemuan yang telah ditentukan.

  • Blokade Selat Hormuz

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.