Parah! Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia Pagi Ini

Minggu, 03 Mei 2026, 08:10 WIB

JAKARTA - Kualitas udara Jakarta, berdasarkan informasi laman IQAir, pada Minggu pagi pukul 06.00 WIB masuk kategori tidak sehat dan menjadi yang terburuk se-dunia pada Minggu (3/5) pagi.

Skor kualitas udara Jakarta berada di angka 182 dengan nilai konsentrasi partikel halus PM2.5 berada di angka 100 mikrogram per meter kubik.

Ket. Foto: Kawasan monas diselimuti kabut polusi udara. — Sumber: Antara

Masyarakat pun diimbau agar tetap menjaga kesehatan dan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Adapun kota dengan kualitas udara terburuk kedua yaitu Dhaka (Bangladesh) di angka 153, lalu ketiga Lahore (Pakistan) di angka 135 dan di posisi keempat diikuti Baghdad (Irak) di angka 134.

Sementara itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan respon cepat untuk menanggulangi pencemaran udara di ibu kota saat musim kemarau, yang diprediksi terjadi pada awal Mei hingga Agustus mendatang.

Langkah cepat penanganan pencemaran udara saat kemarau itu meliputi peningkatan kualitas sistem pemantau kualitas udara dan uji emisi kendaraan bermotor.

Selain itu Pemprov DKI juga memiliki Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU) yang sedang dievaluasi dari berbagai aspek, mulai dari tren PM2.5, beban emisi per sektor hingga dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.

Menurut Pemprov DKI, pengendalian pencemaran udara tidak dapat dilakukan oleh satu wilayah secara parsial sehingga diperlukan aksi bersama yang terintegrasi antar organisasi perangkat daerah serta kolaborasi lintas wilayah di sekitar Jakarta.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.