Promosi Diperluas, Taiwan Incar Lonjakan Wisatawan dari Indonesia

Sabtu, 02 Mei 2026, 19:54 WIB

JAKARTA - Taiwan meningkatkan upaya menarik wisatawan Indonesia dengan menggandeng pelaku industri dan menggelar rangkaian promosi di Jakarta hingga Medan. Pasar domestik yang besar serta tren liburan keluarga menjadi faktor pendorong utama.

Otoritas pariwisata Taiwan memperluas penetrasi pasar Indonesia melalui kunjungan delegasi industri yang berlangsung pada 30 April hingga 7 Mei. Delegasi tersebut terdiri dari maskapai, agen perjalanan, serta pelaku industri pariwisata yang menggelar sejumlah agenda promosi, termasuk pameran wisata dan pertemuan bisnis.

Ket. Foto: Ilustrasi promosi wisata Taiwan. — Sumber: Istimewa

Salah satu kegiatan utama adalah Taiwan Travel Fair yang diselenggarakan di PIK Avenue, Jakarta. Acara ini memanfaatkan momentum libur Hari Buruh untuk menjangkau pengunjung dari kalangan keluarga hingga kelas menengah perkotaan. Selain pameran, kegiatan serupa juga dilengkapi workshop pariwisata di Jakarta dan Medan yang mempertemukan pelaku industri dengan mitra lokal.

Director Taiwan Tourism Information Center di Jakarta, Abe Chou, mengatakan keterlibatan langsung pelaku industri menjadi strategi penting untuk mendorong realisasi kunjungan. Menurut dia, kehadiran agen perjalanan dan maskapai memungkinkan calon wisatawan tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga mengakses paket perjalanan secara langsung.

Taiwan melihat perubahan perilaku wisatawan Indonesia sebagai peluang. Perencanaan liburan keluarga yang dilakukan lebih awal, terutama menjelang periode libur sekolah, dinilai membuka ruang bagi promosi destinasi luar negeri yang lebih terarah.

Dalam kegiatan promosi tersebut, Taiwan mengangkat tema “Taiwan Never Sleeps” untuk menonjolkan aktivitas wisata sepanjang hari. Destinasi ini diposisikan menawarkan beragam pilihan, mulai dari wisata kuliner malam, pusat perbelanjaan, hingga atraksi budaya.

Acara di Jakarta juga menghadirkan pertunjukan dari kelompok seni internasional serta partisipasi sejumlah kreator konten Indonesia yang membagikan pengalaman perjalanan mereka. Pendekatan ini dinilai efektif memperluas jangkauan promosi melalui media sosial sekaligus membangun persepsi destinasi.

Selain promosi langsung ke konsumen, delegasi Taiwan menggelar Taiwan Tourism Workshop pada 4 Mei di Pullman Jakarta Central Park dan 6 Mei di JW Marriott Hotel Medan. Kegiatan ini melibatkan asosiasi pariwisata, pelaku industri, dan media, dengan fokus pada penguatan kerja sama bisnis, termasuk potensi perjalanan insentif perusahaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Taiwan juga mengembangkan fasilitas wisata ramah Muslim. Upaya tersebut mencakup penyediaan makanan halal, ruang ibadah di titik transportasi dan destinasi wisata, serta layanan pendukung lainnya untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan Indonesia.

Deputy Representative Taipei Economic and Trade Office in Indonesia, Trust H.J. Lin, menilai Indonesia sebagai pasar strategis bagi sektor pariwisata Taiwan. Ia menyoroti pertumbuhan kelas menengah serta meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan luar negeri sebagai peluang jangka panjang.

Dengan populasi sekitar 280 juta jiwa dan pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil, Indonesia dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber wisatawan. Data perjalanan menunjukkan tren peningkatan wisata ke luar negeri dalam beberapa tahun terakhir.

Melalui rangkaian kegiatan promosi ini, Taiwan berharap dapat memperkuat posisinya di pasar Indonesia sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dalam waktu mendatang.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.