Perkuat Keselamatan Navigasi Penerbangan Nasional, 15 Instruktur AirNav Lulus Sertifikasi
Sabtu, 02 Mei 2026, 10:50 WIBJAKARTAâ Upaya meningkatkan keselamatan dan kualitas pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia, Kementerian Perhubungan terus memperkuat dari sisi sumber daya manusia. Sebanyak 15 personel AirNav Indonesia resmi lulus sebagai instruktur bersertifikat internasional melalui program ICAO Trainair Plus Programme â Training Instructor Course (TIC) Batch II.
Pelatihan yang digelar oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), melalui Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi bersama Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara ini berlangsung pada 27 April hingga 1 Mei 2026 di Tangerang.
Program ini menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas pelatihan di sektor navigasi udara memenuhi standar global yang ditetapkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO).
Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara, M. Abrar Tuntalanai, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi instruktur menjadi kunci dalam menciptakan sistem penerbangan yang lebih aman dan andal.
âInstruktur yang kompeten akan melahirkan personel navigasi udara yang berkualitas. Ini berdampak langsung pada peningkatan keselamatan dan pelayanan penerbangan,â ujarnya.
Direktur API Banyuwangi, Capt. Daniel D. Rumani, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen mencetak SDM penerbangan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga berstandar internasional.
âSelama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan intensif dari instruktur bersertifikat ICAO dengan materi yang mengacu pada regulasi penerbangan global. Seluruh peserta dinyatakan lulus dan memenuhi kualifikasi standar Trainair Plus Programme.â ungkapnya.Â
Pelatihan ini juga menghadirkan instruktur berpengalaman, salah satunya Bapak Mohammad Faizal, yang memastikan seluruh materi yang disampaikan selaras dengan regulasi penerbangan internasional.
Ke depan, para instruktur ini diharapkan dapat mengimplementasikan kompetensinya dalam melatih personel navigasi udara di berbagai wilayah Indonesia.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan merangkap Plt. Kepala Bagian Umum Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara, I Gusti Agung Ayu Mas Oka, dalam laporan penutupan menyampaikan bahwa seluruh peserta dinyatakan lulus, dan telah memenuhi kualifikasi standar ICAO Trainair Plus Programme.Â
Langkah ini dinilai strategis, mengingat peran AirNav Indonesia sangat krusial dalam menjaga keselamatan lalu lintas penerbangan di ruang udara nasional yang semakin padat.
Dengan bertambahnya instruktur bersertifikasi internasional, kualitas pelatihan di sektor navigasi udara diharapkan semakin meningkat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam memenuhi standar keselamatan penerbangan global.
- SDM Transportasi
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Real Madrid Rebut Puncak Klasemen La Liga
-
Ringankan Beban Orang Tua, Disdikbud Kaltim Percepat Seragam Sekolah Gratis
-
Kemensos Pandu Reaktivasi Kepesertaan PBI-JK bagi Operator Daerah
-
Gubernur Kembalikan Tanah Abang Terbesar di Asean
-
341 Perwira Transportasi Laut Poltekpel Banten Dilantik, Ini 4 Pesan Penting Wamenhub
-
Darurat Banjir! Kemen PU Percepat Pembangunan Sabo Dam Tapanuli Tengah, Rampung Mei
-
Dinas Pendidikan Kota Cirebon Siapkan Skema KBM Selama Ramadhan 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.