Ketua Asosiasi Bulu Tangkis Tiongkok Diselidiki Terkait Kasus Dugaan Korupsi
Kamis, 30 Apr 2026, 06:00 WIBBEIJING, TIONGKOK â Lembaga antikorupsi tertinggi Tiongkok mengumumkan pada Rabu bahwa pihaknya tengah menyelidiki ketua asosiasi bulu tangkis negara tersebut atas dugaan âpelanggaran serius terhadap disiplin dan hukumâ.
Peraih medali emas Olimpiade, Zhang Jun, yang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Bulu Tangkis Tiongkok (CBA) sekaligus wakil presiden Institut Olahraga Nanjing, kini telah ditempatkan âdalam pemeriksaan disiplinerâ, demikian pernyataan resmi yang dirilis melalui situs lembaga tersebut.
Selain itu, Zhang juga tengah diselidiki oleh Komisi Pengawas Kota Nantong di Provinsi Jiangsu bagian timur. Pernyataan bersama dari Central Commission for Discipline Inspection dan National Supervisory Commission tidak merinci alasan spesifik penyelidikan, namun menyebut bahwa Zhang âdiduga melakukan pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukumâ, istilah yang lazim digunakan di Tiongkok untuk merujuk pada kasus korupsi.
Sejak berkuasa, Presiden Xi Jinping secara konsisten menggencarkan kampanye pemberantasan korupsi, yang dalam beberapa bulan terakhir dilaporkan semakin intensif.
Pada Januari lalu, Zhang Youxia, wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC), lembaga militer tertinggi Tiongkok yang dipimpin oleh Xi, sekaligus anggota Politbiro, juga ditempatkan dalam penyelidikan. Sementara itu, pejabat Politbiro lainnya, Ma Xingrui, turut diselidiki sebagaimana dilaporkan media pemerintah pada April.
Zhang Jun dikenal sebagai salah satu legenda bulu tangkis Tiongkok, dengan dua medali emas Olimpiade nomor ganda campuran yang diraihnya pada Olimpiade Sydney 2000 dan Athena 2004. Setelah pensiun pada 2007, ia bergabung dalam staf pelatih tim nasional sebelum akhirnya dipercaya memimpin CBA pada 2019.
Sebelumnya, spekulasi telah merebak terkait keberadaan Zhang setelah ia tidak terlihat di publik dalam beberapa waktu terakhir. Tagar âKetua Asosiasi Bulu Tangkis Zhang Jun Hilangâ bahkan sempat mencatat lebih dari 55 juta tayangan di platform media sosial Weibo.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Singapura Gandeng Tiongkok Perkuat Teknologi Nuklir
-
Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok
-
Analis Intelejen Sebut Strategi Baru AS Lewat NATO Bidik 'Poros Otokratis' dan Gerus Kekuatan Russia–Tiongkok dan Iran
-
Membangun Jakarta semakin Inklusif untuk Disabilitas
-
Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan
-
LG Loves School Dukung Pembelajaran Berbasis Teknologi Di SMKN 2 Tangerang Selatan
-
Kanada Dituding Bantu Tiongkok Hindari Tarif AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.