Festival Merah Muda Mau Menghayati Kembali Komitmen Sumpah Pemuda
Senin, 26 Okt 2026, 10:05 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Komitmen Sumpah Pemuda tentang persatuan: Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa coba dihayati kembali melalui Festival Merah Muda. Ketua Komisi D DPRD Jakarta, Yuke Yurike membuka rangkaian Merah Muda Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (25/10).
Festival yang digelar menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-98 mengusung tema “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Kemanusiaan.” Menurut Yuke, Merah Muda Fest merupakan penyelenggaraan kedua, sebelumnya digelar di Yogyakarta. Di Jakarta, festival berlangsung sejak pagi hingga malam hari dan akan berlanjut pada 28 Oktober 2026.
Beragam kegiatan dihadirkan untuk menyemarakkan festival, mulai dari senam bersama, bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), gelar wicara, lokakarya, hingga pertunjukan musik dan seni. Pengunjung juga dapat mendatangi Pojok Pemikiran Bung Karno untuk mengenal lebih jauh gagasan sang proklamator hingga sejarah Sumpah Pemuda.
Menurut Yuke, Merah Muda Fest tidak hanya menjadi ruang bagi generasi muda untuk berekspresi dan merayakan keberagaman, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Sebab itu, festival tahun ini turut menghadirkan aksi donasi kemanusiaan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Pengunjung dapat menyalurkan donasi melalui kode QRIS yang tersedia di sejumlah titik acara. Panitia juga menyiapkan undian berhadiah bagi peserta yang berdonasi. "Selain bergembira dan merayakan festival ini, kita tidak boleh melupakan saudara-saudara kita yang tengah tertimpa musibah. Karena itu, kami menghadirkan ruang aksi donasi kemanusiaan," kata Yuke, dikutip bj.com, Minggu.
Selain hiburan, festival ini juga menghadirkan ruang edukasi berupa tenda yang merefleksikan suasana Kongres Pemuda. Di area tersebut, pengunjung dapat mengikuti sejumlah kegiatan dengan diskusi dan pelatihan bahasa isyarat.
Rangkaian acara juga diisi napak tilas Sumpah Pemuda pada sore hari dengan melibatkan perwakilan generasi muda dari berbagai daerah. Kegiatan ini menempuh rute dari Museum Sumpah Pemuda menuju Lapangan Banteng.
Yuke berharap, Merah Muda Fest menjadi ruang pertemuan bagi generasi muda untuk memperkuat semangat persatuan, merayakan keberagaman, sekaligus membangun solidaritas kemanusiaan. "Merah Berani, Muda Beraksi!," serunya saat menutup sambutan pembukaan festival.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!