IHSG Hari Ini Terkoreksi, Bayang-Bayang Konflik AS–Iran Tekan Pasar

Selasa, 28 Apr 2026, 19:10 WIB

JAKARTA – Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencerminkan respons pasar terhadap meningkatnya ketidakpastian global, khususnya akibat belum tercapainya titik temu dalam penyelesaian konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Dalam kondisi ini, investor cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko dan beralih ke instrumen yang lebih aman, sehingga menekan indeks saham domestik.

Ket. Foto: Ilustrasi - Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. — Sumber: ANTARA FOTO/ Bayu Pratama S

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/4) sore, ditutup melemah 34,13 poin atau 0,48 persen ke posisi 7.072,39 karena terbebani oleh ketidakpastian penyelesaian konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,42 poin atau 0,64 persen ke posisi 682,32.

"Mayoritas indeks di bursa kawasan Asia ditutup melemah, di tengah ketidakpastian penyelesaian konflik di Timur Tengah," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan tawaran Iran yang akan membuka Selat Hormuz, dengan syarat AS mencabut blokade dan mengakhiri konflik.

Namun demikian, belum jelas keputusan Trump terhadap proposal Iran tersebut.

Di sisi lain, pelaku tengah menantikan hasil pertemuan The Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed dan komentar Ketua The Fed Jerome Powell pada Rabu (29/4/2026) waktu AS.

Selain itu, pelaku pasar akan mencermati rilis data ekonomi AS selam pekan ini, di antaranya data building permits, durable goods orders dan housing starts, serta indeks PCE Prices dan GDP kuartal I-2026.

Pelaku pasar juga akan mencermati data Economic Sentiment dari Euro Area, yang diperkirakan menurun ke level 94 pada April 2026, dari sebelumnya di level 96,6 pada Maret 2026.Dari AS,

Sementara itu, sesuai estimasi pasar, Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga acuannya tetap di level 0,75 persen pada pertemuan April 2026, di tengah ketidakpastian konflik di Timur Tengah dan meningkatnya harga energi, atau level tertinggi sejak September 1995.

BoJ menaikkan perkiraan inflasi inti tahun fiskal 2026 menjadi 2,8 persen year on year (yoy) dari sebelumnya 1,9 persen (yoy). BoJ juga menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun fiskal 2026 menjadi 0,5 persen dari sebelumnya 1 persen

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah menjelang penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat yaitu dipimpin sektor keuangan yang naik 0,09 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor properti yang naik masing-masing 0,35 persen dan 0,21 persen.

Sedangkan, delapan sektor turun yaitu sektor barang konsumen primer turun paling dalam sebesar 1,44 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor infrastruktur yang masing- masing turun sebesar 1,19 persen dan 0,80 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu KOCI, ESIP PPRE, LMPI, dan KJEN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni JAWA, MBSS, PGUN, PSDN, PKPK.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.141.950 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,94 miliar lembar saham senilai Rp17,51 triliun. Sebanyak 339 saham naik, 350 saham menurun, dan 129 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 637,36 poin atau 1,05 persen ke 59.900,00, indeks Hang Seng melemah 245,87 poin atau 0,95 persen ke 25.679,78, indeks Shanghai melemah 7,71 poin atau 0,19 persen ke 4.078,64, sedangkan indeks Strait Times melemah 5,04 poin atau 0,10 persen ke 4.887,69.

  • Ihsg hari ini

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Satu Tahun Butter Baby: Dari Blok M hingga Menembus Panggung Global

Karhutla Bromo Menggila, TNBTS Mulai Hitung Total Kerugian

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Bikin Haru! Senyum Anak-Anak Lanny Jaya Pecah Saat Rayakan Kemerdekaan Bareng TNI!

Padang Pariaman Ubah Pola Tani, Agroekologi Jadi Senjata Kedaulatan Pangan

Cuci Gudang Skuad Raksasa! Ini Rekap Transfer Gila-Gilaan La Liga 2026/2027!

Libatkan Mama-Mama Arfak, Warmare Bersiap Jadi Kampung Dodol Matoa Pertama Papua Barat

Profil Kombes Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, Komandan Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI

Raup Omzet Belasan Juta! UMKM Banjir Cuan di Pesta Rakyat Monas

HUT Ke-81 RI, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto Ajak Warga Jaga Persatuan

Magnet Perhatian, Arumi Bachsin Dandani Emil Dardak Busana Dayak Kenyah Demi Meriahkan Hari Kemerdekaan

Koops TNI Habema Hadirkan Kampung Hitadipa Damai, Teguhkan Semangat Kemerdekaan di Papua.

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Festival Perahu Bidar Palembang Tarik Ribuan Pengunjung

100 Siswa Sekolah Rakyat Tampil di Upacara HUT Ke-81 RI Istana Merdeka

Aksi Spektakuler 170 Taruna Akpol Pukau Istana Merdeka di Kirab Bendera Pusaka!

Bupati Aceh Barat Larang Tenaga Medis Live TikTok Saat Jam Pelayanan

Kado Kemerdekaan! 390 Napi Lapas Tulungagung Dapat Remisi, Ada yang Langsung Bebas!

BI Buka Babak Baru, Kartu Kredit Indonesia Kini Bidik Masyarakat Umum

Cuaca Ekstrem Guncang Filipina, 23 Warga Tewas

Sambut HUT Ke-81 RI, Pemkab Murung Raya Salurkan 104 Perangkat Starlink ke Pelosok

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.