Gebrakan Google di India: Bangun Pusat AI Terbesar Luar AS Senilai Rp240 Triliun

Selasa, 28 Apr 2026, 13:40 WIB

JAKARTA - Raksasa teknologi Google resmi memulai pembangunan pusat kecerdasan buatan (AI) terbesar mereka di luar Amerika Serikat melalui upacara peletakan batu pertama di India, Selasa. Proyek raksasa ini berlokasi di Visakhapatnam atau yang lebih dikenal sebagai Vizag, kota pelabuhan di negara bagian Andhra Pradesh.

Sebelumnya, pada Oktober 2025, Google telah mengumumkan komitmen investasi sebesar 15 miliar dolar AS atau sekitar Rp240 triliun selama lima tahun untuk membangun pusat data besar tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan dalam memperkuat ekosistem AI global.

Ket. Foto: Raksasa teknologi Google resmi memulai pembangunan pusat kecerdasan buatan (AI) terbesar mereka di luar Amerika Serikat melalui upacara peletakan batu pertama di India, Selasa. Proyek raksasa ini berlokasi di Visakhapatnam atau yang lebih dikenal sebagai Vizag, kota pelabuhan di negara bagian Andhra Pradesh. — Sumber: Britannica

Wakil Presiden Google untuk Infrastruktur Global, Bikash Koley, menyebut proyek ini sebagai tonggak penting dalam komitmen jangka panjang Google terhadap masa depan digital India. Menurutnya, proyek ini bukan sekadar pembangunan pusat data, tetapi fondasi besar bagi pengembangan kecerdasan buatan di kawasan Asia.

"Hari ini menandai tonggak konkret pertama dalam komitmen terbesar Google untuk masa depan digital India," ujar Bikash Koley.

Ia menjelaskan bahwa proyek tersebut menjadi cetak biru besar untuk menghadirkan ekosistem AI yang lengkap, termasuk kampus pusat data berskala gigawatt yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan komputasi besar di era kecerdasan buatan.

"Proyek ini mewakili cetak biru senilai 15 miliar dolar AS untuk menghadirkan ekosistem AI lengkap," kata Koley.

Menurut Google, pusat data ini akan menjadi tulang punggung layanan digital besar seperti Gemini dan Google Search. Infrastruktur tersebut dibangun untuk menangani kebutuhan komputasi masif yang dibutuhkan dalam pengembangan model AI generatif dan layanan digital skala global.

Vizag dipilih bukan tanpa alasan. Kota ini dipromosikan sebagai titik pendaratan kabel internet bawah laut yang menghubungkan India dengan Singapura, menjadikannya salah satu lokasi strategis untuk pengembangan pusat digital internasional.

Google menilai posisi Vizag akan memperkuat ketahanan tulang punggung digital India sekaligus meningkatkan keamanan ekonomi negara tersebut. Jalur serat optik baru juga akan memperluas konektivitas India dengan berbagai wilayah dunia.

"Dengan menjadikan Vizag sebagai gerbang bawah laut internasional, kami akan menambah keragaman penting dari lokasi pendaratan yang ada di Mumbai dan Chennai," jelas Koley.

Menteri Teknologi Informasi Andhra Pradesh, Nara Lokesh, menyambut positif proyek tersebut. Ia menilai investasi Google akan membawa dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi digital dan memperkuat posisi India sebagai pusat teknologi global.

"Saya senang saat kita memulai perjalanan ini untuk membangun pusat AI dan teknologi canggih yang paling diidam-idamkan di India," ujar Nara Lokesh.

Secara global, pusat data kini menjadi sektor yang berkembang sangat cepat. Kebutuhan akan penyimpanan data digital dalam jumlah besar, serta pengoperasian teknologi AI yang membutuhkan energi tinggi, membuat investasi di sektor ini terus meningkat.

Google menilai pembangunan pusat AI di Vizag menjadi momen penting, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi India yang tengah memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam industri teknologi dunia.

"Ini adalah momen penting bagi India, Vizag, dan bagi Google," tutup Koley.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.