Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rekayasa Lalu Lintas Pesanggrahan Jakarta Selatan April-Juli 2026: Proyek Pipa Air Minum

📅 Senin, 27 Apr 2026, 14:55 WIB | Oleh:
Rekayasa Lalu Lintas Pesanggrahan Jakarta Selatan April-Juli 2026: Proyek Pipa Air Minum Doc: Dishub DKI Jakarta
Ket. Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas bertahap seiring pelaksanaan pekerjaan pembangunan jaringan pipa air minum Paket S04 di kawasan Pesanggrahan, Kota Administrasi Jakarta Selatan. Pengaturan arus kendaraan dilakukan karena proyek konstruksi menyasar sejumlah ruas jalan padat yang selama ini menjadi jalur mobilitas warga.

JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas bertahap seiring pelaksanaan pekerjaan pembangunan jaringan pipa air minum Paket S04 di kawasan Pesanggrahan, Kota Administrasi Jakarta Selatan. Pengaturan arus kendaraan dilakukan karena proyek konstruksi menyasar sejumlah ruas jalan padat yang selama ini menjadi jalur mobilitas warga.

Lokasi pekerjaan mencakup Jalan Bintaro Utara, Jalan Bintaro Puspita, Jalan Bintaro Permai, Jalan Kodam Bintaro, Jalan Pesanggrahan Indah, Jalan Garuda, Jalan M Saidi Raya hingga Jalan Ciledug Raya. Seluruh pengerjaan dibagi dalam delapan tahapan atau sequence dengan metode jacking dan galian bertahap menyesuaikan kondisi lapangan.

Pada tahapan awal yang saat ini masih berjalan, pekerjaan dilakukan di beberapa titik Jalan Bintaro Utara dan Jalan Bintaro Puspita. Di lokasi tersebut, badan jalan mengalami pengurangan lebar sehingga arus lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup dan pengalihan terbatas.

Tahap awal ini telah dimulai sejak 15 Januari 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 30 April 2026. Untuk menjaga kendaraan tetap dapat melintas, optimalisasi lebar jalan dilakukan dengan memanfaatkan area bahu jalan serta sebagian lahan taman di sekitar titik proyek.

Memasuki tahapan berikutnya, pekerjaan galian bertahap mulai dilakukan dari STA 0 hingga STA 1+374 dengan panjang area sekitar 1.024 meter. Tahapan ini dimulai 16 April 2026 dan diperkirakan berlangsung sampai 17 Juni 2026 dengan konsekuensi penyempitan badan jalan secara bertahap.

Sementara itu, beberapa tahapan lain yang berada di segmen STA 1+374 hingga STA 4+067 dilaporkan telah selesai dikerjakan. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan agar area bekas pekerjaan tidak menimbulkan gangguan baru terhadap arus kendaraan maupun akses warga.

Pekerjaan lanjutan juga akan berlangsung cukup panjang hingga akhir Juli 2026, khususnya di Jalan M Saidi Raya, Jalan Bintaro Utara, dan Jalan Ciledug Raya. Pada ruas-ruas tersebut akan dilakukan kombinasi metode jacking serta galian bertahap yang menyasar badan jalan dan area taman.

Selama proses konstruksi berjalan, Dinas Perhubungan memastikan akan terjadi penyempitan bahkan pengurangan kapasitas jalan pada sejumlah titik. Penempatan pagar proyek juga akan disesuaikan dengan tingkat kepadatan lalu lintas agar mobilisasi kendaraan masih dapat berlangsung.

Akses keluar masuk gedung, permukiman, maupun area usaha di sekitar lokasi proyek disebut tetap menjadi perhatian. Petugas lapangan disiagakan untuk membantu pengaturan kendaraan dan memastikan aktivitas masyarakat tidak lumpuh total akibat pekerjaan tersebut.

Pihak kontraktor pelaksana, PT CRCC, diminta bertanggung jawab penuh terhadap keamanan area pekerjaan serta keselamatan pengguna jalan, baik kendaraan bermotor maupun pejalan kaki. Dinas Perhubungan juga mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari ruas terdampak dan menyesuaikan rute perjalanan agar tidak terjebak kemacetan panjang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.