Ratusan Petugas Damkar Berupaya Atasi Kebakaran Hutan di Jepang

Senin, 27 Apr 2026, 02:10 WIB

OTSUCHI – Ratusan petugas pemadam kebakaran pada Sabtu (25/4) berjuang memadamkan kebakaran hutan di wilayah utara Jepang, sementara pihak berwenang mendesak lebih dari 3.200 orang untuk mengungsi dari rumah mereka, kata para pejabat pemerintah.

Hingga Sabtu pagi, kebakaran di daerah pegunungan wilayah Iwate telah menghanguskan lahan seluas sekitar 700 hektare sejak kebakaran terjadi tiga hari lalu, kata pejabat pemerintah setempat dalam sebuah pernyataan.

Ket. Foto: Kebakaran Hutan - Sebuah truk pemadam kebakaran bergerak menuju lokasi kebakaran hutan di sebuah perbukitan tak jauh dari Kota Otsuchi di Prefektur Iwate, Jepang, pada Minggu (26/4). Akibat kebakaran hutan hebat itu, sebanyak lebih dari 3.200 orang telah diungsikan dari rumah mereka. — Sumber: AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS

Kepulan asap besar, yang baunya dapat tercium hingga jarak 30 kilometer, terlihat membubung di lembah dekat Kota Otsuchi saat dua helikopter menjatuhkan air ke hutan yang terbakar. Di Otsuchi, mobil pemadam kebakaran terlihat sibuk menyemprot hutan di dekat rumah-rumah yang berada di dekat lokasi kebakaran.

Sekitar selusin helikopter dan lebih dari 1.300 petugas pemadam kebakaran serta pasukan Pasukan Bela Diri Jepang akan dimobilisasi pada hari Sabtu untuk memadamkan kebakaran, demikian pernyataan tersebut.

Setidaknya delapan bangunan hangus terbakar, tetapi semua penghuni telah dievakuasi, kata laporan itu.

"Kami sedang berupaya memadamkan (kebakaran) dan akan memberikan informasi terbaru nanti,” kata seorang pejabat Iwate kepada AFP.

"Pada akhirnya, saya sangat berharap akan turun hujan," kata seorang pria di Otsuchi kepada stasiun penyiaran publik NHK.

Musim dingin yang semakin kering telah meningkatkan risiko kebakaran hutan. Kebakaran yang terjadi di Kota Ofunato, Iwate, awal tahun lalu merupakan kebakaran terburuk di Jepang dalam lebih dari setengah abad.

Para ilmuwan telah lama memperingatkan bahwa perubahan iklim yang disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil oleh manusia akan membuat periode kekeringan menjadi lebih intens dan lebih lama, menciptakan kondisi ideal untuk kebakaran hutan. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.