Pemkot Kediri Mengirimkan Lima Petugas untuk Memantau Kesehatan Jamaah Calon Haji
Senin, 27 Apr 2026, 23:55 WIBKediri - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, mengirimkan lima petugas untuk mendampingi serta memantau kesehatan jamaah calon haji pada musim haji 2026, sehingga kesehatan mereka juga bisa lebih terpantau. Â
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Senin mengatakan lima petugas haji yang akan mendampingi tersebut terdiri dari dua dokter, satu perawat, serta petugas pendamping lainnya.
"Lima petugas haji termasuk Gus Soleh dan Gus Anang yang akan membantu dalam pendampingan ibadah maupun aturan keagamaan selama di Tanah Suci," katanya dalam kegiatan pembinaan kesehatan jamaah calon haji di Kediri.Â
Pihaknya juga mengungkapkan tentang pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, dan kesiapan mental kepada para calon jamaah haji Kota Kediri.Â
Dirinya menekankan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, kesiapan lahir dan batin.
Oleh karena itu, para calon jamaah diminta untuk disiplin menjaga kesehatan, menjaga pola makan, serta terus berkoordinasi dengan petugas haji selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
"Jangan sampai nanti berangkat 281 orang, pulangnya ternyata berkurang. Harapannya semua saling menjaga dan tetap disiplin di sana, karena juga membawa nama baik bangsa Indonesia dan Kota Kediri,â ujarnya.
Berdasarkan laporan medis dari Dinas Kesehatan Kota Kediri, dari jumlah calon haji yang akan berangkat, terdapat 158 orang yang masuk dalam kategori risiko kesehatan, baik ringan, sedang, maupun berat, dengan dominasi penyakit hipertensi.Â
Menurut dia, kondisi ini menjadi perhatian serius bersama sehingga pembinaan kesehatan menjadi sangat penting agar para jamaah dapat menjaga kondisi tubuh sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
âUntuk itu, saya mengajak semuanya untuk disiplin menerapkan pola hidup sehat mulai sekarang. Atur asupan makanan, cukup istirahat, menjaga kebugaran fisik dengan berolahraga, serta rutin mengonsumsi obat bagi yang memiliki penyakit penyerta. Jika mengalami gejala sekecil apa pun, segera laporkan kepada petugas kesehatan agar dapat ditangani sejak dini,â kata dia.
Wali Kota juga mengingatkan agar jamaah calon haji sudah melakukan vaksinasi wajib telah lengkap paling lambat 10 hari sebelum masuk embarkasi.
Selain itu, jamaah juga harus selalu mematuhi arahan petugas, tetap tenang dan senang selama menjalankan seluruh tahapan ibadah, serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar.
- jamaah calon haji
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Boeing Batalkan Penawaran F-15EX untuk Indonesia
-
Bandara Kualanamu Siap Layani 8.328 Calon Haji Sumut
-
Pasar Gembrong Sukasari Diproyeksikan Jadi Pusat Perniagaan Bogor Timur
-
Kejar Target Zero Incident, PPLI Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Bulan K3
-
Alternatif Penerimaan Jamaah Haji Kloter Pertama Disipkan Petugas Haji
-
Makna Kemerdekaan: TNI Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Langit Gaza
-
Banda Aceh Disinggahi Kapal Le Jacques Cartier, 155 Wisatawan dan 131 Kru Nikmati Wisata Religi dan Sejarah Tsunami
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.