Pemerintah Kabupaten Siapkan Wilayah Bogor Barat Jadi Pusat Ekonomi Baru

Senin, 27 Apr 2026, 10:20 WIB

KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat menyiapkan wilayah Bogor Barat sebagai pusat ekonomi baru melalui percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan desa, dan pembentukan pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, di Cibinong, Jawa Barat, Minggu (26/4), mengatakan pembangunan di wilayah Bogor Barat menjadi salah satu prioritas utama sejak dirinya dilantik pada 20 Februari 2025. Menurut dia, perubahan signifikan harus mulai terlihat dalam dua tahun ke depan, terutama dari sisi infrastruktur.

Ket. Foto: Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.  — Sumber: ANTARA

“Dalam dua tahun ke depan, Bogor Barat harus mengalami perubahan signifikan. Kita kejar, terutama dari sisi infrastruktur,” ujar Rudy.

Rencana tersebut telah ia sampaikan kepada perwakilan kepala desa wilayah Bogor Barat yang berkunjung ke di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong pada Kamis (23/4). Ia menjelaskan sejumlah pembangunan mulai dilakukan, mulai dari perbaikan dan pembangunan jalan di wilayah Parung Panjang, Rumpin, hingga akses penghubung ke arah Sukabumi melalui Jalan Nirmala.

Selain itu, penanganan titik longsor, pembangunan penerangan jalan umum (PJU), hingga pembangunan turap juga terus dipercepat, termasuk melalui dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Di sisi lain, Rudy menegaskan pentingnya penguatan desa sebagai fondasi pembangunan daerah. Pemkab Bogor mendorong desa menjadi lebih mandiri melalui peningkatan alokasi dana desa menjadi Rp1,5 miliar, serta memberikan fleksibilitas dalam penggunaannya sesuai kebutuhan prioritas masyarakat.

Ia juga menggulirkan sejumlah program strategis seperti minimal satu sarjana di setiap desa, digitalisasi data desa yang terintegrasi dan diperbarui secara berkala, hingga penyederhanaan regulasi bantuan keuangan desa lebih mudah diakses dan tepat sasaran.

“Desa harus menjadi ujung tombak pembangunan. Kita ingin kebijakan yang dibuat di kabupaten benar-benar terasa sampai ke masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Pemkab Bogor juga menyiapkan strategi jangka panjang melalui pembentukan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di wilayah barat dan timur. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah pembangunan kawasan pusat layanan terpadu (KPTM) yang akan menjadi cikal bakal pusat pemerintahan baru.

Sejumlah proyek strategis lainnya juga mulai diarahkan ke wilayah barat, seperti pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik di Cibungbulang, pengembangan kawasan olahraga berskala besar di Rancabungur, hingga rencana perpanjangan jalur KRL sampai Jasinga guna mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Rudy menegaskan keberhasilan seluruh program tersebut sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.

“Saya kerjakan yang besar-besar, sementara implementasinya di lapangan ada di desa. Maka kekompakan dan sinergi menjadi kunci,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan kepala desa se-Bogor Barat yang diwakili Kepala Desa Kalong Liud Jani Nurjaman menyampaikan sejumlah isu strategis yang dihadapi desa-desa di wilayah tersebut.

Ia mengapresiasi ruang dialog yang diberikan Pemkab Bogor sehingga berbagai aspirasi masyarakat desa dapat disampaikan secara langsung kepada kepala daerah.

“Terima kasih kepada Bupati Bogor yang telah memberikan ruang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi. Pada pertemuan ini, sejumlah aspirasi bisa langsung disampaikan kepada Bupati Bogor,” ujar Jani.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.