- Home
-
- Luar Negeri
-
- Peran Kunci Pakistan: Sheh...
Peran Kunci Pakistan: Shehbaz Sharif Jadi Jembatan Damai Iran di Tengah Konflik Kawasan
Minggu, 26 Apr 2026, 16:35 WIBJAKARTA - Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menegaskan komitmennya untuk terus berperan sebagai fasilitator yang jujur dan tulus dalam upaya menciptakan perdamaian berkelanjutan di kawasan. Hal itu disampaikan dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Sabtu malam.
Percakapan tersebut berlangsung selama sekitar 50 menit dan bertepatan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi ke Islamabad. Dalam pembicaraan itu, kedua pemimpin bertukar pandangan secara rinci mengenai situasi regional yang terus berkembang serta berbagai upaya untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.
Kantor Perdana Menteri Pakistan menyebut, Shehbaz memberikan gambaran mengenai langkah diplomatik yang belakangan ia lakukan dengan sejumlah pemimpin dunia. Upaya tersebut dinilai membantu membangun konsensus yang lebih luas untuk mendukung dialog dan diplomasi berkelanjutan di wilayah yang masih dilanda konflik.
"Pakistan tetap berkomitmen untuk berperan sebagai fasilitator yang jujur dan tulus, bekerja tanpa lelah untuk memajukan perdamaian yang langgeng dan stabilitas yang abadi di kawasan ini," ujar Shehbaz.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan Iran yang terus berlanjut dalam proses dialog tersebut. Selain itu, Shehbaz menyambut baik keputusan Iran mengirim delegasi yang dipimpin Menlu Abbas Araghchi untuk melakukan pembicaraan penting di Islamabad, termasuk pertemuan intensif selama dua jam dengan dirinya.
Presiden Pezeshkian dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi kepada Shehbaz, Marsekal Lapangan Asim Munir, serta Wakil Perdana Menteri Ishaq Dar atas kontribusi mereka dalam mendorong upaya perdamaian. Ia juga menegaskan keinginan Iran untuk tetap mengedepankan perdamaian di tengah dinamika geopolitik kawasan.
"Hubungan persaudaraan antara Iran dan Pakistan akan terus menguat dan berkembang di masa depan," kata Pezeshkian.
Selain itu, Shehbaz turut menyampaikan salam hormat kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei. Kedua pemimpin juga sepakat untuk terus menjaga koordinasi erat demi memastikan stabilitas kawasan tetap terjaga.
Situasi ini menjadi perhatian besar di tengah meningkatnya ketegangan regional dan berbagai upaya diplomatik yang melibatkan banyak negara. Pakistan berupaya menempatkan diri sebagai mediator yang dapat membantu menjaga jalur komunikasi tetap terbuka antara berbagai pihak yang terlibat.
Langkah Islamabad tersebut dinilai strategis mengingat posisi Pakistan yang memiliki hubungan penting dengan berbagai negara di kawasan, termasuk Iran, Arab Saudi, Qatar, hingga Turki. Peran ini juga memperkuat posisi diplomasi Pakistan dalam menjaga keseimbangan geopolitik regional.
- konflik timur tengah
- Iran
- Timur Tengah
- Pakistan
- Diplomasi
- Keamanan Regional
- PM Pakistan Shehbaz Sharif
- Masoud Pezeshkian
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Trump Mengaku Bicara dengan Hezbollah dan Netanyahu, Konflik Lebanon Memasuki Babak Baru
-
Arus Mudik dan Balik Lancar: Menteri PU Tegaskan Masih Ada Titik yang Jadi Perhatian
-
Alarm Pangan Berbunyi! Perpres Penyelamatan Segera Diterbitkan
-
Harga BBM Naik akibat Blokade Selat Hormuz, Eddy Soeparno Minta Pemerintah Waspadai Persaingan Impor Migas
-
Indonesia Usul Sidang Darurat DK PBB Gandeng Prancis Terkait Gugurnya Pasukan UNIFIL
-
PDIP: Gugurnya 8 Prajurit TNI di Lebanon Momentum PBB untuk Bersikap Lebih Tegas
-
Kesenjangan Digital, 9 Desa di Luwu Timur Belum Terjangkau Sinyal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.