Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peneliti Tiongkok Kembangkan Lapisan Nano untuk Lindungi Fosil Telur Dinosaurus

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 08:05 WIB | Oleh:
Peneliti Tiongkok Kembangkan Lapisan Nano untuk Lindungi Fosil Telur Dinosaurus Doc: Antara/Xinhua
Ket. Fosil telur dinosaurus di Gunung Qinlong, Kota Shiyan, Provinsi Hubei, Tiongkok, pada Desember 2023.

WUHAN - Para peneliti Tiongkok mengembangkan lapisan nano, dengan emulsi komposit nanosilika, untuk melindungi fosil telur dinosaurus khususnya yang berada di situs fosil Gunung Qinglong di Shiyan, Provinsi Hubei, Tiongkok.

Situs tersebut menjadi rumah bagi lebih dari 3.000 telur dinosaurus yang berasal dari sekitar 86 juta tahun silam, dan termasuk salah satu situs fosil telur dinosaurus paling terkonsentrasi serta terawetkan dengan baik di dunia.

Cangkang telur dinosaurus sebagian besar tersusun dari kalsium karbonat, menjadikannya sangat rentan terhadap karbon dioksida yang ada di udara dan kelembapan. Paparan jangka panjang terhadap fluktuasi kelembapan dan suhu, serta erosi asam-basa pada lapisan batu pasir kasar, mempercepat pelapukan yang meluas dan kerusakan bertahap pada fosil-fosil yang rapuh ini.

Tim peneliti dari Sichuan University of Science and Engineering pun berupaya mencegah kerusakan itu dengan mengatur material nanokomposit baru agar sesuai dengan kondisi geologi unik dan iklim lokal situs tersebut.

Setelah diaplikasikan pada permukaan fosil, lapisan tersebut secara signifikan meningkatkan ketahanan terhadap penuaan akibat sinar ultraviolet serta kerusakan akibat asam dan basa.

"Saat emulsi meresap ke dalam fosil telur dinosaurus dan batuan di sekitarnya, emulsi membentuk lapisan kedap udara yang rapat untuk menstabilkan struktur secara keseluruhan dan memperkuat formasi fosil di sekitarnya," ujar peneliti utama sekaligus profesor di universitas itu, Deng Jianguo.

Setelah melalui pengujian dan evaluasi yang teliti, pekerjaan konservasi skala penuh telah diselesaikan di seluruh area seluas 6.260,69 meter persegi itu. Pelapisan permukaan telah membungkus fosil-fosil telur langka ini dengan lapisan pelindung yang tahan lama.

"Kami mengimplementasikan hasil penelitian kami menjadi bentuk pertahanan yang kuat bagi fosil, memberikan perlindungan berlapis bagi telur-telur dinosaurus purba ini," kata Deng.

Li Min, chief engineer situs tersebut, mengatakan proyek ini menawarkan model penting bagi konservasi warisan alam yang sistematis baik di dalam maupun luar negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.