Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imlek dan Ramadan jadi Momentum Dorong Konsumsi Masyarakat pada Produk UMKM

📅 Senin, 09 Feb 2026, 17:16 WIB | Oleh:
Imlek dan Ramadan jadi Momentum Dorong Konsumsi Masyarakat pada Produk UMKM Doc: Antara/Rivan Awal Lingga
Ket. Pengunjung mengamati pohon jeruk Imlek yang dijual di kawasan Meruya Utara, Jakarta, Rabu (15/1). Pohon jeruk yang diimpor dari Taiwan tersebut banyak dijual menjelang perayaan Tahun Baru Imlek yang diyakini oleh masyarakat Tionghoa sebagai lambang keberuntungan.

JAKARTA - Ekonom dan Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan momentum hari raya Imlek dan Ramadan yang berdekatan tahun ini dapat mendorong konsumsi masyarakat terhadap produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Harus ada riset kemana arah tren pola konsumsi masyarakat, misalnya untuk pakaian jadi apa tren baju Idul Fitri 2026," kata Bhima ketika dihubungi pewarta di Jakarta, Senin (9/2).

Pada momen keagamaan, produk UMKM yang tersegmentasi bisa menarik minat konsumen seperti produk khas Imlek dengan paket makanan ringan, promosi liburan, maupun produk aksesoris yang berhubungan dengan perayaan. Imlek juga akan meningkatkan minat konsumen pada buah-buahan seperti jeruk Mandarin, kue-kue dan minuman khas perayaan.

Pelaku UMKM juga bisa meningkatkan penjualan mereka dengan menyediakan produk yang diminati pada saat Ramadan yakni perangkat ibadah, makanan beku, pakaian jadi, hingga promosi transportasi dan perhotelan.

Bhima juga menyarankan pelaku UMKM untuk melihat potensi minat konsumen pada hari raya Lebaran seperti jasa penitipan hewan dan parsel Lebaran.​​​​​​​ Potensi produk lokal saat ini masih memiliki peluang untuk tumbuh, namun, penjual harus memiliki fokus kepada konsumen tertentu dan tidak menargetkan konsumen umum.

"Penjualan produk lokal masih punya peluang tumbuh, tapi, akan sangat lokal dan terkait kebutuhan esensial seperti makanan, baju dan transportasi saat mudik,” kata Bhima.

Untuk menghadapi daya beli masyarakat yang sedang menantang dan kondisi ekonomi global yang mengalami ketidakpastian, Bhima menyarankan untuk melakukan kolaborasi sesama UMKM, misalnya dengan mengadakan bazar kuliner dan perlengkapan Ramadan di lokasi sekitar masjid.

Bhima mengatakan memanfaatkan berbagai platform digital dan sosial media akan sangat baik untuk menawarkan produk, serta menyediakan bahan baku secukupnya sesuai perkiraan permintaan agar tidak terjadi kerugian berarti. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.