• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • OpenAI Luncurkan GPT-5.5: ...

OpenAI Luncurkan GPT-5.5: Pengkodean Agenik, Efisiensi Token, dan Kemampuan Riset

Minggu, 26 Apr 2026, 16:25 WIB

JAKARTA - OpenAI resmi mengumumkan peluncuran GPT-5.5 sebagai model terbaru yang memperkuat layanan ChatGPT dan Codex. Pembaruan ini disebut membawa peningkatan signifikan dalam menangani pekerjaan multi-langkah, termasuk kemampuan merencanakan, menggunakan alat, serta memverifikasi hasil kerja sendiri dengan lebih minim arahan dari pengguna.

Perusahaan teknologi tersebut menjelaskan, GPT-5.5 dirancang untuk memberikan performa lebih baik pada tugas-tugas kompleks seperti pengkodean agenik, penggunaan komputer, hingga penelitian ilmiah tahap awal. Model ini juga diklaim lebih efisien dalam penggunaan token sehingga mampu menekan overhead meski dengan kemampuan yang lebih tinggi.

Ket. Foto: OpenAI resmi mengumumkan peluncuran GPT-5.5 sebagai model terbaru yang memperkuat layanan ChatGPT dan Codex. Pembaruan ini disebut membawa peningkatan signifikan dalam menangani pekerjaan multi-langkah, termasuk kemampuan merencanakan, menggunakan alat, serta memverifikasi hasil kerja sendiri dengan lebih minim arahan dari pengguna. — Sumber: MacRumors

Menurut OpenAI, GPT-5.5 Thinking hadir sebagai solusi untuk memberikan bantuan lebih cepat terhadap persoalan yang lebih sulit. Sementara itu, GPT-5.5 Pro diposisikan sebagai mitra riset yang lebih cocok digunakan pada pertanyaan kompleks yang menuntut tingkat akurasi tinggi dibanding kecepatan respons.

"GPT-5.5 Thinking menawarkan bantuan lebih cepat untuk masalah yang lebih sulit," tulis OpenAI dalam keterangannya.

OpenAI menilai peningkatan ini akan sangat terasa pada penggunaan profesional, terutama bagi pengembang, peneliti, hingga pengguna bisnis yang membutuhkan proses analisis lebih mendalam. Dengan kemampuan perencanaan yang lebih matang, model ini diharapkan mampu bekerja lebih mandiri dalam menyelesaikan tugas bertahap.

Selain itu, efisiensi token menjadi salah satu sorotan utama dalam GPT-5.5. Dengan penggunaan token yang lebih hemat, tugas-tugas di Codex secara teori dapat berjalan dengan biaya operasional yang lebih rendah tanpa mengorbankan kualitas hasil.

"GPT-5.5 Pro dipromosikan sebagai mitra penelitian untuk pertanyaan yang lebih sulit di mana akurasi lebih penting daripada kecepatan," lanjut keterangan tersebut.

Untuk akses pengguna, OpenAI memastikan pelanggan ChatGPT Plus, Pro, Business, dan Enterprise sudah bisa menggunakan GPT-5.5 Thinking. Sementara model GPT-5.5 Pro yang lebih canggih hanya tersedia bagi pelanggan ChatGPT Pro, Business, dan Enterprise.

Di platform Codex, GPT-5.5 diperluas untuk lebih banyak pengguna, mencakup paket Plus, Pro, Business, Enterprise, Edu, hingga Go. Hal ini menunjukkan OpenAI ingin memperluas adopsi model baru tersebut ke berbagai segmen pengguna, mulai dari individu hingga institusi pendidikan.

Sementara itu, akses melalui API dikabarkan akan segera tersedia dalam waktu dekat. Kehadiran API ini diperkirakan akan membuka peluang integrasi GPT-5.5 ke lebih banyak aplikasi pihak ketiga dan sistem perusahaan yang membutuhkan kecerdasan buatan tingkat lanjut.

Dengan peluncuran GPT-5.5, persaingan model AI generatif diperkirakan semakin ketat. OpenAI berupaya mempertahankan posisinya sebagai pemain utama dengan menghadirkan model yang tidak hanya lebih pintar, tetapi juga lebih efisien dan siap digunakan untuk kebutuhan profesional berskala besar.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.