Wamentan Sudaryono Pastikan Stok Daging Sapi Aman saat Idul Adha
Sabtu, 25 Apr 2026, 21:17 WIBWONOSOBO â Wakil Menteri Pertanian Sudaryono memastikan ketersediaan daging sapi nasional menghadapi Idul Adha 2026 dalam kondisi aman, karena pemerintah telah menghitung kebutuhan melalui mekanisme neraca komoditas sehingga kebijakan impor tetap terkendali dan tidak merugikan peternak lokal.
"Saya kira kita tidak ada masalah. Kita sudah hitung melalui neraca komoditas, termasuk kebutuhan impor daging segar, sapi bakalan, serta populasi sapi dalam negeri," katanya saat menghadiri kontes sapi nasional di Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (25/4).
Ia menyampaikan pemerintah tidak akan melakukan impor secara berlebihan. Seluruh kebijakan dilakukan berdasarkan perhitungan yang matang agar keseimbangan antara pasokan dan perlindungan peternak tetap terjaga.
"Tidak mungkin impor daging ugal-ugalan. Semua dikontrol agar tidak merugikan peternak lokal," katanya.
Selain daging sapi, skema neraca komoditas juga diterapkan pada sejumlah komoditas lain yang masih bergantung pada impor, seperti bawang putih. Dengan sistem ini, pemerintah berharap masyarakat tidak terpengaruh isu atau provokasi yang tidak berdasar terkait ketersediaan pangan.
Ia memastikan harga daging tetap dikendalikan sesuai harga eceran tertinggi (HET). Ia mengakui sempat terjadi kenaikan harga, namun pemerintah langsung melakukan penelusuran dari hulu ke hilir.
"Kita cek dari feedlot, penyembelihan, hingga pedagang. Kalau ada kenaikan, harus segera ditindak. Presiden menekankan kebutuhan pokok harus sesuai harga yang ditetapkan," katanya.
Di tingkat daerah, Jawa Tengah mencatat perkembangan populasi ternak yang cukup besar, yang hingga saat ini jumlah ternak mencapai sekitar 6,3 juta ekor, dengan sapi sekitar 1,2 juta ekor. Jumlah tersebut masih kalah dibandingkan kambing yang mencapai 3 juta ekor, serta domba dan kerbau.
Ia menyampaikan untuk menjaga kesehatan hewan ternak, pemerintah daerah menginisiasi program "healing" atau layanan kesehatan hewan keliling.
Program healing ini melibatkan dokter hewan yang memberikan vaksinasi, pemeriksaan penyakit menular, serta layanan jemput bola ke kelompok tani dan pelaku usaha tanpa biaya.
Menurut dia, program tersebut diharapkan mampu memutus rantai penyebaran penyakit sekaligus memastikan hewan ternak dalam kondisi sehat menjelang Idul Adha.
- Wamentan Sudaryono
- stok daging sapi
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gubernur Koster Dorong Efisiensi Biaya Produksi Arak Bali
-
Arema FC kalahkan Persija Jakarta
-
Wamentan Tegaskan, Harga Pupuk Turun 20 Persen, Bukan Gratis, Jangan Mau Dibohongi!
-
Festival Sepak Bola Rakyat untuk Meningkatkan Semangat Sepak Bola dan Mendukung Talenta Muda Lokal di Indonesia
-
Tim Jaksa Khusus akan Menangkap Mantan Presiden Yoon karena Mangkir Pemeriksaan
-
Nyepi dan Idulfitri Berdekatan, Gubernur Pramono Ajak Warga Jakarta Jaga Harmoni dan Toleransi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.