Pemkot Mataram Buka Peluang Tambah Anggaran untuk Penanganan Sampah
Sabtu, 25 Apr 2026, 21:22 WIBMATARAM Â - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, membuka peluang penambahan anggaran melalui APBD perubahan 2026, untuk bahan bakar minyak (BBM) kendaraan operasional penanganan sampah akibat adanya penyesuaian harga BBM.
Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Sabtu (25/4), mengatakan, jika langkah efisiensi yang telah dilakukan saat ini masih belum mencukupi beban operasional yang ada, anggaran untuk operasional sampah bisa ditambah melalui APBD perubahan.
"Pelayanan tidak boleh berkurang, itu yang penting. Ritase dan intensitas pengangkutan sampah harus tetap sesuai standar," katanya.
Pernyataan itu disampaikan menyikapi penyesuaian harga dexlite dari sebelumnya Rp14.200 per liter, naik menjadi Rp23.600 atau mengalami penyesuaian Rp9.400 per liter. Dexlite menjadi BBM untuk operasional dump truk pengangkut sampah di kota itu.
Terhadap hal tersebut, wali kota menegaskan akan melakukan penyesuaian anggaran operasional, khususnya untuk armada pengangkut sampah. Hal itu dilakukan agar kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak menurun meski beban biaya operasional meningkat.
"Dengan kondisi itu, kami harus meningkatkan alokasi anggaran jika tidak ingin sampah menumpuk dimana-mana," katanya.
Dikatakan, pelayanan akan tetap dimaksimalkan meski ada kenaikan harga BBM. Efisiensi sudah dilakukan dengan maksimal oleh Pemerintah Kota Mataram. Namun dengan adanya kenaikan maka harus ada penyesuaian alokasi anggaran kembali.
Penambahan alokasi anggaran untuk BBM pengangkut sampah harus dilakukan agar ritase pengangkutan yang dilakukan selama ini tetap berjalan normal.
Penyesuaian harga itu bukan merupakan beban baru namun harus dicarikan solusi dan disesuaikan dengan kondisi saat ini.
"Prinsipnya, ritase buang sampah harus tetap berjalan dan tidak boleh berkurang," katanya lagi.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi mengatakan alokasi anggaran BBM operasional kendaraan pengangkut sampah yang disiapkan saat ini hanya bisa bertahan hingga pertengahan bulan November 2026.
Anggaran yang disiapkan Pemerintah Mataram untuk BBM pengangkutan sampah tahun 2026 sebesar Rp8 miliar. Anggaran itu turun dari tahun sebelumnya Rp12 miliar karena adanya efisiensi.
"Anggaran yang disiapkan itu sampai akhir tahun. Namun dengan kenaikan harga yang terjadi maka harus ada penambahan alokasi anggaran," katanya.Â
Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram tidak bisa menghemat anggaran operasional pengangkutan sampah sebab jika itu dilakukan maka akan terjadi penumpukan dimana-mana.Â
"Ritase dan titik pengangkutan juga sudah jelas. Kalau kita mau hemat, sampah akan menumpuk di titik-titik tertentu," katanya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
WFH Setiap Jumat, Pemkot Surabaya Siapkan Skema Transportasi Umum untuk ASN
-
KPK Telusuri Aset Fadia Arafiq, Termasuk Rumah yang Diduga Terkait Korupsi
-
Gerak Pengembangan Kiprah Koperasi Merah Putih di Bangli Terus Diakselerasi
-
Anda Mau Mudik dan Laksanakan Salat di Perjalanan? Ini Syarat dan Tata Cara Salat Qashar
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus, Siap Ungguli Barcelona dalam Perburuan Julian Alvarez
-
Gedung PMI dan Klinik BNN Segera Dibangun, Cek Daftar 10 Proyek Raksasa Bogor 2026
-
Prabowo Berpesan Cegah Kekeliruan Peradilan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.